Senin, 18 Oktober 2021

Terima Kunjungan Audensi PT. PLI, Ning Ita Beber Wisata Bahari Mojopahit

Baca Juga


Wali Kota Mojokerto saat memamerkan kain batik khas Kota Mojokerto karya pelaku UMKM Kota Mojokerto di ruang Sabha Pambojana Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto atau Rumah Rumah Rakyat jalan Hayam Wuruk No. 50 Kota Mojokerto, Senin (18/10/2021).


Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) menjadi salah-satu fokus pembangunan infrastruktur di Kota Mojokerto. Hal itu terungkap dalam pertemuan, saat Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Mojokerto Bambang Mujiono menerima kunjungan audensi PT.  Pro Lansekap Indonesia (PT. PLI) di ruang Sabha Pambojana Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto atau Rumah Rumah Rakyat jalan Hayam Wuruk No. 50 Kota Mojokerto, Senin (18/10/2021).

Dalam pertemuan ini Direktur PT. PLI Arie Aripin yang didampingi Manager Operasional Yudi Bastian dan Prof. Juniardi menyampaikan tentang konsep RPTRA yang telah diimplementasikan pada beberapa daerah di Indonesia.


Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Mojokerto Bambang Mujiono saat menerima kunjungan audensi PT.  Pro Lansekap Indonesia (PT. PLI) di ruang Sabha Pambojana Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto atau Rumah Rumah Rakyat jalan Hayam Wuruk No. 50 Kota Mojokerto, Senin (18/10/2021).


Ia juga menjelaskan adanya RPTRA melalui smart park akan menjadi salah-satu pendukung untuk pembentukan smart people sejak dini. Yang mana, smart people inilah yang akan menjalankan smart city yang tentunya didukung oleh smart government. 

Adapun tentang perencanaan pembangunan smart park di Kota Mojokerto, Wali Kota Mojokerto yang akrab dengan sapaan "Ning Ita" ini menegaskan, harus tetap membawa ciri khas Mojopahit.

"Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) menjadi salah-satu fokus pembangunan infrastruktur di Kota Mojokerto. Pembangunan infrastruktur dan program-program yang telah dilaksanakan di Kota Mojokerto, hingga saat ini selalu membawa budaya khas Mojopahit", tegas Ning Ita.

Dalam pertemuan ini, Ning Ita juga sempat membeber tentang Wisata Bahari Mojopahit yang menjadi bagian pariwisata di Kota Mojokerto sebagaimana tertuang dalam Perpres 80 Tahun 2019 serta beberapa hasil UMKM di Kota Mojokerto seperti batik dan kerajinan cor. *(DI/HB)*