Kamis, 02 Mei 2024
KPK Sita Kantor DPD Partai NasDem Terkait Perkara Bupati Labuhanbatu Erik Atrada Ritonga
Setelah Uang Rp. 48,5 M, KPK Sita Pabrik Minyak Sawit Bupati Labuhanbatu Erik Adradta Rp. 15 M

Pabrik minyak kelapa sawit yang terletak di Kelurahan Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu seluas 14.027 meter persegi, milik Bupati Labuhanbatu non-aktif Erik Adradta Ritonga senilai Rp. 15 miliar diduga terkait perkara yang disita Tim Penyidik KPK.
"Tim Penyidik kembali melakukan penyitaan berupa uang tunai dan uang yang tersimpan dalam rekening bank dengan jumlah Rp. 48, 5 miliar yang berasal dari para pihak yang menjadi orang kepercayaan tersangka EAR", terang Ali dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (29/04/2024).
Ali menjelaskan, terdapat banyak rekening bank yang digunakan untuk menyimpan uang diduga hasil dari korupsi. Salah-satu di antara rekening itu menggunakan nama Erik sendiri. Tim Penyidik KPK kemudian meminta pihak perbankan memblokir rekening Erik dan pihak terkait perkara tersebut.
Ditandaskan, Ali Fikri, KPK berharap, nantinya Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) akan menyatakan bahwa uang-iang itu dirampas untuk negara. "Dalam rangka asset recovery", tandas Ali Fikri.
Senin, 29 April 2024
KPK Kembali Sita Uang Rp. 48,5 M Terkait Perkara Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga Dkk

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Kepala Bagian (Kabag) Pemberitaan KPK Ali Fikri selaku Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK menerangkan, penyitaan kembali uang puluhan miliar tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan perkara tersangka EAR. Diterangkannya pula, bahwa uang-uang yang disita itu berbentuk uang tunai dan uang yang disimpan dalam rekening bank tersebar dalam beberapa rekening dan satu di antaranya atas nama Erik. Pemblokiran rekening-rekening bank itu segera dilakukan yang berkoordinasi dengan pihak bank terkait.
"Tim Penyidik kembali melakukan penyitaan berupa uang tunai dan uang yang tersimpan dalam rekening bank dengan jumlah Rp. 48, 5 miliar yang berasal dari para pihak yang menjadi orang kepercayaan tersangka EAR", terang Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri selaku Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (29/04/2024)
Ali menjelaskan, terdapat banyak rekening bank yang digunakan untuk menyimpan uang diduga hasil korupsi itu. Salah-satu di antaranya menggunakan nama Erik Adtrada Ritonga selaku Bupati Labuhanbatu sendiri. Tim Penyidik KPK kemudian meminta pihak perbankan memblokir rekening Erik dan pihak terkait lainnya.
Jumat, 26 April 2024
KPK Sita Rumah Bupati Labuhanbatu Non Aktif Erik Adtrada Ritonga Senilai Rp. 5,5 Miliar

Tim Penyidik KPK menyita rumah mewah senilai Rp. 5,5 miliar di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara diduga terkait perkara dugaan TPK suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Labuhanbatu yang menjerat Erik Adtrada Ritonga (EAR) selaku Bupati Labuhan Batu pada Kamis 25 April 2024 dengan pemasangan plang sita oleh petugas. (Dok. KPK)
Dijelaskan Ali Fikri, penyitaan rumah mewah diduga terkait perkara dugaan TPK suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Labuhanbatu yang menjerat EAR selaku Bupati Labuhanbatu tersebut dilakukan Tim Penyidik KPK pada Kamis 25 April 2024 dengan pemasangan plang sita oleh petugas.
"Langsung dilakukan penyitaan dan pemasangan plang sita. Estimasi rumah tersebut senilai Rp. 5,5 miliar", jelas Ali Fikri.
Empat Saksi tersebut, yakni ibu rumah tangga atas nama Maya Hasmita, Notaris/ PPAT atas nama Rosniaty Siregar, dosen Mona Hastuti dan Kepala Lingkungan Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang Kota Medan atas nama Rizky Kemal.
"Para Saksi ini hadir dan dikonfirmasi antara lain soal dugaan kepemilikan aset-aset dari tersangka EAR", beber Ali Fikri.
Jumat, 12 Januari 2024
Terjaring Tangkap Tangan, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Dan 3 Tersangka Lainnya

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron didampingi Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri bersama Petugas KPK dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK jalan Kuningan Persada Kavling 4 Setiabudi Jakarta Selatan pada Jum'at 12 Januari 2024, saat menunjukkan uang tunai diduga barang bukti terkait perkara yang berhasil diamankan Tim Satgas Penindakan KPK dalam serangkaian kegiatan Tangkap Tangan terkait perkara dugaan TPK suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Labuhanbatu pada Kamis 11 Januari 2024.
Kamis, 11 Januari 2024
KPK Tangkap Tangan Bupati Labuhanbatu Terkait Suap Pengadaan Barang Dan Jasa
Minggu, 21 April 2019
KPK Tahan Bupati Non-aktif Labuhanbatu Di Lapas Tanjung Gusta Medan
Bupati non-aktif Labuhanbatu Pangonal Harahap (rompi oranye) dieksekusi ke Lapas Tanjung Gusta, Medan – Sumut, Kamis (18/04/2019).
Jumat, 11 Januari 2019
Gubsu Edy Rahmayadi Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Labuhanbatu Bangun Daerah
Kab. LABUHANBATU – (harianbuana com).
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa Kabupaten Labuhan Batu ini sangat banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen yang ada di Kabupaten Labuhanbatu untuk senantiasa bergotong-royong untuk memajukan Kabupaten Labuhanbatu.
"Marilah bergandengan tangan, saling bekerja-sama semua elemen masyarakat untuk membangun daerah yang kita cintai ini. Manfaatkanlah potensi daerah ini dengan maksimal. Apabila potensi daerah telah dimanfaatkan secara maksimal tentunya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud", ajak Gubsu Edy Rahmayadi saat menyampaikan sambutannya pada pertemuan Gubsu dengan Bupati, Forkopimda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (11/01/2019).
Pada kesempatan tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi pun mengungkapkan, bahwa dirinya akan kembali datang ke Kabupaten Labuhanbatu untuk meninjau sejauh mana Pemkab Labuhan Batu sudah bekerja untuk daerah dan masyarakatnya. Hal itu dilakukan, lantaran ingin membuat Sumatera Utara ini lebih bermartabat.
"Saya akan datang kembali ke sini (Kabupaten Labuhan Batu), ke tempat-tempat mana yang perlu saya datangi. Saya akan datang lagi, karena saya ingin melihat provinsi ini lebih bermartabat. Terkait itu, masyarakanya harus sejahtera. Bagaimana bisa bermartabat jika masyarakatnya tidak sejahtera...!?", ujar Gubsu Edy Rahmayadi serasa memberikan PR kepada pihak-pihat terkait di Pemda setempat.
Pada kesempatan ini pula, Gubsu Edy Rahmayadi mengharapkan semua pemangku pemerintahan baik formal maupun informal harus punya kemampuan (skill). Ia pun mengingatkan pentingnya kekompakan, kemauan dan keseriusan dalam mengelola pemerintahan. "Punya kemampuan tak kompak, tak ada gunanya. Kalau memang tidak mau dan tidak mampu, mundur saja. Jangan takut...!", pesan Gubsu Edy Rahmayadi.
Gubsu Edy Rahmayadi mengungkapkan, bahwa Kabupaten Labuhanbatu ini memiliki banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan. Untuk itu, pihaknya kembali mengajak seluruh elemen yang ada di Kabupaten Labuhanbatu agar bergotong-royong dan bersama-bersama membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu.
"Marilah kita bergandengan tangan, saling bekerjasama semua elemen masyarakat untuk membangun daerah yang kita cintai ini. Manfaatkanlah potensi daerah ini dengan maksimal. Apabila potensi daerah telah dimanfaatkan secara maksimal tentunya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud", ungkapnya Gubsu Edy seraya kembali mengajaknya seluruh elemen yang ada di Kabupaten Labuhanbatu agar bergotong-royong dan bersama-bersama membangun daerah.
Selain itu Gubsu Edy mengapresiasi munculnya pemimpin muda. Menurutnya, hal itu bisa menjadi salah faktor proses kemajuan suatu daerah, meski tidak mutlak sepenuhnya. Seperti pak Plt. Bupati Labuhan Batu Andi Suhaimi, masih muda dan enerjik. Bukan yang tua, yang mudah masuk angin. Kedepan, para Kepala OPD harus berlomba-lomba menunjukkan programnya. Tidak lagi top–down, melainkan bottom–up", tandasnya.
Sementara itu Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe pada kesempatan ini mengatakan, bahwa Pemkab Labuhanbatu sangat mengapresiasi Gubernur Sumatera Utara karena sangat penduli dengan Kabupaten Labuhan Batu. “Dari pidato pak Gubsu tadi sangat memotivasi kami pemerintah dan masyarakat Labuhan Batu. Karena pemerintah pemprovsu akan mendukung pembangunan yang ada di Labuhan Batu", kata Andi.
Turut hadir pada kegiatan ini Ketua TP PKK Provsu Hj. Nawal Lubis, Angota DPRD Provinsi Sumut Muchrid Lubis, segenap jajaran Forkopimda Labuhan Batu, Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih serta para Kepala OPD Pemprovsu dan Pemkab Labuhan Batu. *(Riva/Humas Provsu/HB)*



