Senin, 03 Juni 2024

Bupati Ikfina Perintahkan Semua Posyandu Aktif Pantau Kesehatan Untuk Segala Usia


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau pelaksanaan monitoring kesehatan di gedung Posyandu 'Melati' Desa Kenanten, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Senin (03/06/2024).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto perintahkan semua Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang menyebar di 304 Desa se Kabupaten Mojokerto mulai hari ini gencar melakukan monitoring/ pemantauan kesehatan pada segala usia, mulai dari ibu hamil, Balita, remaja hingga usia lanjut (Lansia). Perintah tersebut disampaikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau langsung pemanfaatan gedung Posyandu 'Melati' Desa Kenanten, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Senin (03/06/2024).

"Pemantauan atau monitoring ini sangat diperlukan, karena kalau balita dan ibu hamil sehat, remajanya sehat dan pintar, Lansianya juga mandiri dan sehat semuanya. Bisa dibayangkan nanti betapa bahagia dan sejahteranya kita dalam menjalani hidup ini", ujar Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Senin (03/06/2024), di lokasi.

Bupati yang juga berprofesi sebagai dokter ini juga menjelaskan secara rinci tentang pentingnya monitoring kesehatan. Yang pertama, ia membahas tentang monitoring/ pemantauan terhadap ibu hamil dan Balita yang menurutnya akan berimbas pada kualitas SDM di masa mendatang.

"Untuk mempersiapkan SDM yang unggul dan memiliki daya saing, bibit-bibit (generasi penerus) sejak dari ibu hamil harus dimonitoring. Di sinilah peran Posyandu, karena selain menyediakan pendidikan yang baik, perkembangan otak dan tubuh juga sangat penting", jelasnya.

Bupati Ikfina berharap, selain untuk memantau kesehatan Balita dan ibu hamil, Posyandu juga dimanfaatkan untuk memantau kesehatan para remaja dan Lansia. Pemantauan kesehatan remaja yang dimaksud ialah meliputi kesehatan remaja putri.

Melalui Posyandu, remaja putri tidak mengalami kurang darah atau anemia, karena bisa berdampak pada kehamilan di masa depan. Bupati Ikfina pun berharap, dengan Posyandu Lansia bisa menjadikan para Lansia, khususnya di desa Kenanten menjadi mandiri dan sehat.

"Saya harap, nanti Posyandu Lansia dan Posyandu remajanya juga jalan. Untuk yang remaja, khususnya remaja putri, tolong pastikan tidak ada yang kurang darah, tolong juga di cek kesehatan reproduksinya. Sedangkan untuk Posyandu Lansianya, kalau jalan (aktif) Lansianya nanti sehat dan produktif, nantinya tidak akan ada keluhan-keluhan kesehatan yang dialami oleh Lansia", tutur Bupati Ikfina.

Bupati Perempuan pertama di Bumi Mojopahit tersebut juga berpesan agar ke depannya, gedung Posyandu tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal, termasuk dalam penyelenggaraan giat Posyandu untuk ketiga kalangan seperti yang disebutkan sebelumnya.

"Tolong dimanfaatkan dan dijalankan gedung Posyandunya. Tidak harus bersama-sama, bisa bergilir, kapan waktunya Posyandu Balitanya, Posyandu Lansianya dan Posyandu remajanya. Bisa juga digerakkan para pemuda sebagai kader-kader kesehatan", tandas Bupati Ikfina.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat menjelaskan, gedung Posyandu Melati Desa Kenanten Kecamatan Puri ini dibangun dengan menggunakan Dana Desa (DD) dan menghabiskan biaya sebesar Rp. 92 juta. Di Desa Kenanten Kecamatan Puri, pembangunan Posyandu Melati ini merupakan yang kedua di desa tersebut. *(get/DI/HB)*


Kamis, 30 Mei 2024

Langgar Kesepakatan, CV. SKS Di Deadline 30 Hari Bersihkan Ayam Dan Kandang


Warga Dusun Karangan dan Manajemen CV. SKS berunding ulang di Balai Dusun Karangan Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto dan sepakat bersihkan ayam dan kandangnya dalam tenggang waktu 30 hari disertai surat pernyataan bersama, Kamis (30/05/2024) malam.


Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Ratusan warga Dusun Karangan Desa Kesimantengah Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto marah dan nyaris menggeruduk tempat usaha kandang ayam dan menutup paksa sekaligus mengobrak-abrik ayamnya. Hal Ini dikarenakan pihak CV. Subur Karunia Sejahtera (CV. SKS) melanggar komitmennya  yang sudah disepakati kedua belah pihak antara warga dan CV. SKS untuk tidak membuang limbah ke sungai dan pihak CV akan membuangnya ke tempat penampungan limbah wilayah surabaya.

Pengurus Karangtaruna dusun setempat yang mewakili emak-emak warga Dusun Karangan, Irfan dan Pendik didampingi Ketua BPD Desa Kesiman Tengah, Lita, saat dikonfirmasi Kamis (30/05/2024) malam menjelaskan, setelah ada kesepakatan antara warga dan pihak CV. SKS pada Kamis (30/05/2024) siang, pihak CV. SKS bersedia membuang libah keluar kota agar tidak mencemari sugai yang dimanfaatkan emak-emak untuk kebutuhan mencuci pakaian serta dimanfaatkan petani untuk mengairi sawahnya.

Namun, setelah Maghrib, Kamis (30/05)2024) sore sekitar pukul 18.15 WIB, warga setempat yang hendak mengairi sawahnya memergoki limbah kotoran ayam dari kolam kandang ayam CV. SKS digelontor ke sungai. Parahnya lagi, yang mengalir ke sungai tersebut bukan hanya air yang pekat dan berbau bangkai, melainkan jutaan belatung (set) mengambang di sungai.

Pantauan di lokasi, dihalaman balai dusun setempat, setelah melihat peristiwa itu, warga sepakat menggeruduk ke lokasi kandang ayam untuk menutup dan membubarkan ternak ayam secara paksa. Dalam waktu kurang dari 1 jam, sedikitnya 300 warga sudah berkumpul di halam balai dusun Karangan dan siap berangkat meluluh-lantakan kandang ayam milik CV. SKS.

Beruntung dengan respon cepat perangkat dusun setempat bersama Ketua RT/vRW dan perangkat desa Kesiman Tengah dengan bantuan petugas Polisi, TNI (Koramil) dan Satpol PP Kecamatan Pacet berhasil meredam amarah warga yang sudah emosional dan nekat ingin berangkat menggeruduk ke lokasi kandang ayam.

Dengan Sigap Kapolsek Pacet, AKP Agus Setiawan bersama Sekcam dan Danramil Pacet minta Kades Kesiman Tengah Bangga Al Hakim mengumpukan perangkat desa serta RT/RW dusun Karangan dan Pengurus Karang Taruna berunding kembali sebelum melakukan tindakan penutupan paksa.

“Kita tidak perlu melakukan penutupan paksa keberadaan kandang ayam yang mencemari sungai dan polusi. Warga harap bersabar, kami panggil pihak CV. SKS untuk bisa menuntaskan permasalahan limbah pada malam ini", ajak Kapolsek Pacet kepada warga.

Selang beberapa menit, pihak CV. SKS yang diwakili 2 stafnya datang dan berunding dengan warga di Balai Dusun Karangan. Meski menemukan jalan tengah cukup alot, pada akhirnya ditemukan solusi yang sesuai dengan keinginan warga.

“Kalau hasil perundingan sebelumnya pihak CV. SKS bersedia membuang limbah diluar wilayah Kabupaten Mojokerto dengan waktu yang agak longgar, maka pada kesepakatan malam ini atas kesepakatan yang dilanggar CV. SKS sendiri, sepakat mengosongkan 9.000 ternak ayam dan membongkar kandang sekaligus membersihkan limbahnya dengan batas waktu maksimal 30 hari”, tegas Kades Bangga Al Hakim, didampingi Sekdesnya, Juwadak.

Tengang waktu ini lebih ringan dari tuntutan warga yang minta 2 minggu untuk menggosongkan ternak beserta kandang dan limbahnya. Kemudian kedua belah pihak membuat surat pernyataan bermaterai untuk kesanggupan kesepakatan tersebut. Dan apabila pihak CV. SKS tidak memenuhi janjinya dalam waktu 30 hari, maka warga akan bertindak lebih brutal dan tidak mau lagi dikibuli seperti ini.

“Warga Dusun Karangan sudah hilang kesabarannya. Mudah-mudahan ini kesepakatan akhir yang harus dijalan pihak CV. SKS. Kalau dalam waktu 30 hari masih ada pencemaran dan piaraan ayam berikut kandangnya masih belum dirobohkan, warga akan bertindak lebih serius", ancam  warga  dusun Karangan.

Secara terpisah, Uky staf CV. SKS (Subur Karunia Sejahtera) jalan Raya Wisata Pacet Mojokerto yang mengelola usaha penginapan (Hotel dan Resto) serta holtikultura, setelah mendengar langsung keluhan dan celotehan warga, hingga malam pukul 21.00 WIB yang awalnya keberatan dengan tenggang waktu 30 hari, kemudian menawar 3 bulan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Namun imbas kesalahan munculnya akibat keteledoran pihak CV. SKS sendiri, akhirnya menyetujui dan sepakat menuntaskan permasalahan dengan warga tepat 30 hari dan bersedia menandatangi pernyataan bermaterai. *(get/DI/HB)*


BERITA TERKAIT:

Cemari Sungai, Warga Dusun Karangan - Pacet Protes Usaha Ayam CV. SKS Ditutup


Kandang ayam yang diprotes warga karena limbahnya milik CV. SKS yang berlokasi di Jl. Raya Wisata Pacet, Desa Kesiman Tengah Kecamatan Pacet yang juga mengelola usaha Hotel dan Resto serta holtikultura bidang peternakan dan pertanian.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Ratusan warga Dusun Karangan Desa Kesimantengah Kec. Pacet mendatangi tempat usaha CV SKS (Subur Karunia Sejahtera) jalan raya wisata Pacet Mojokerto yang mengelola usaha penginapan (Hotel dan Resto) serta holtikultura bidang peternakan dan pertanian.

Mereka yang kebanyakan emak-emak (kaum hawa) tersebut tanpa ada komando beramai-ramai mendatangi lokasi usaha CV SKS untuk menemui Pemiliknya, Yansen dengan maksud  protes terkait pembuangan limbah cair dari ternak ayam di lokasi CV SKS agar secepatnya dihentikan.

Pantauan di lokasi kandang yang menampung 9.000 ekor ayam petelur tersebut ditempatkan pada bangunan kandang semi permanen yang terbagi dua bagian.  Kandang (1) dasarnya dibuat kolam ikan dan kotorannya langsung jatuh ke kolam dengan maksud untuk santapan ternak ikan lele. Sedangkan kandang (2) kotorannya langsung jatuh ke lantai. Kemungkinan kotoran tersebut dibersihkan dan dimanfaatkan untuk pupuk tanaman yang juga berlokasi di usaha CV SKS tersebut.

Kotoran yang jatuh ke kolam untuk santapan ikan, terlihat cukup pekat seperti cairan lumpur dan bau menyengat serta mengeluarkan polusi yang menyesakkan dada saat dihirup. Sedangkan cairan dalam yang mengeluarkan bau tak sedap tersebut, tanpa diolah di UPL (Unit Pengelolaan Limbah) yang  benar, langsung terbuang ke sungai dalam kampung dan ke pengairan pertanian warga.

Pendik dan Irvan pengurus Karang Taruna dusun setempat saat mendampingi emak-emak untuk menemui Pemilik/Pimpinan CV SKS atau yang dikenal Papa Kana tidak berhasil menemuinya dan hanya ditemui karyawannya saja sehingga tidak menghasilkan jalan keluar.

Tujuan menemui langsung pemilik usaha tersebut, agar mendengar langsung apa yang dikeluhkan warga terkait limbah kandang tersebut yang mencemari sungai dan lahan pertanian warga. Kemudian mengajak  pimpinannya untuk menyaksikan dan merasakan sendiri pencemaran limbah diluar area usaha, kemudian bisa mencari jalan keluarnya agar sama sama tidak dirugikan.

"Kami warga yang sangat dirugikan sudah beritikad baik untuk menemui pimpinan sekaligus pemilik CV SKS, guna mencari solusi dengan cara kondusif. Namun tidak ditanggapi dengan bijak oleh  Pak. Yansen sebagai pemilik sekaligus pimpinan usaha CV SKS", jelas Irfan dan Pendik beserta Supar dan Kusman, masing-masing perwakilan warga RT. 06 dan RT.01 Dusun Karangan Desa Kesimantengah, Kamis (30/05/2024) siang.

Agar permasalah limbah yang meresahkan warga Dusun Karangan cepat tuntas lanjut  Irfan dan Pendik, akhirnya kami berembuk di Balai Dusun dengan mengundang perangkat desa, BPD bersama Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kesimantengah, untuk membuat surat tuntutan warga secara resmi kepada pemilik CV SKS.

Kades Kesiman Tengah, Bangga Al Hakim dikonfirmasi usai melakukan mediasi bersama warga dusun Karangan terkait pembuangan limbah tersebut mengakui ada pencemaran limbah dari kandang ayam milik CV. SKS, karena sebelum melakukan mediasi pihaknya bersama RT setempat turun langsung ke lokasi pencemaran limbah tersebut.

Menurut Angga, panggilan Kades setempat, surat hasil kesepakatan rembuk dusun warga setempat, dengan segala tuntutannya akan diserahkan dengan pihak manajemen CV SKS, untuk melakukan mediasi mencari solusi tuntutan warga.

“Perangkat Desa dan perwakilan warga dusun Karangan besama perwakilan Polsek, Koramil dan Kecamatan Pacet melakukan mediasi dengan pihak manajemen CV SKS dan menghasilkan kesepakatan untuk tidak membuang limbah ke sungai desa setempat", tukas Kades Angga.

Pimpinan sekaligus Pemilik CV SKS (Subur Karunia Sejahtera), Yansen dikonfirmasi via Telepon Genggam pribadinya No. 0812-3223 ........ sampai 2 kali pada Kamis (30/5/2024) siang, tidak merespon. Namun ketika dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan singkat terkait solusi tuntutan warga Dsn. Karangan masalah limbah via pesan WA (WhatsApp), Pimpinan  CV. SKS Yansen menyarankan untuk menghubungi asistennya bernama Topan.*(get/DI/HB)*

Selasa, 28 Mei 2024

Bupati Ikfina dan Kepala BPN Mojokerto Resmi Terbitkan Sertifikat Elektronik


Bupati Ikfina dan Kepala BPN saat foto bersama dalam acara Launching dan Sosialisasi Penerbitan Sertifikat Elektronik di Pendopo GMT Pemkab Mojokerto, Selasa (28/05/2024).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Mojokerto mengajak masyarakat mulai hari ini secara resmi bisa mendaftarkan penerbitan sertifikat tanah secara elektronik. Seruan ini diutarakan Bupati Ikfina, saat Launching dan Sosialisasi Penerbitan Sertifikat Elektronik yang di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto mulai Senin (27/05/2004) dan berakhir Selasa, (28/05/2024) hari ini.

Bupati Ikfina menegaskan, adanya kebijakan layanan penerbitan sertifikat tanah elektronik di Kantor pertanahan Kabupaten Mojokerto ini setelah adanya penunjukan sebagai kantor prioritas dalam program kabupaten lengkap penerbitan dokumen elektronik dan wilayah bebas korupsi tahun 2024, karena bisa meminimalisir masuknya mafia tanah sekaligus menekan adanya sengketa tentang tanah.

Menurut Bupati Ikfina, peluncuran program sertifikat elektonik oleh Kantor BPN Kabupaten Mojokerti ini selain sebagai upaya penguatan pelayanan sistem digitalisasi di bidang pertanahan, akan  memberikan dampak positif dan membawa banyak manfaat bagi masrarakat. Karena tidak hanya lebih otentik, ketahanan dan keamanan sertifikat lebih jelas serta risiko dokumen hilang lebih minim.

"Penerbitan sertifikat elektronik ini keaslian dokumen lebih nyaman, lebih aman, efisien, lebih simpel. Dan nilai kepastian hukumnya sama dengan sertifikat konvensional. Untuk itu masyarakat di Kabupaten Mojokerto tidak perlu khawatir terkait keabsahannya", tegas Bupati Ikfina, usai meninjau akhir sosialisasi yang dikuti sedikitnya 300 Kades dan camat, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto Selasa (28/p5/2024) siang.

Dijelaskan Bupati Ikfina, bahwa dengan adanya penerbitan sertifikat elektronik ini, pemerintah sangat memudahkan dalam pengelolaan data. Selain itu juga  menghemat biaya transaksi dan juga meningkatkan kerahasiaan dan keamanan data sangat penting bagi masyarakat karena akan mengurangi risiko kehilangan, pencurian, serta kerusakan akibat dari berbagai hal.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Kantor BPN Kabupaten Mojokerto yang sudah ditunjuk sebagai kantor prioritas dalam program kabupaten lengkap penerbitan dokumen elektronik dan wilayah bebas korupsi tahun 2024", jelas Bupati Ikfina.

Ditegaskannya, bahwa program ini merupakan upaya yang luar biasa. Ditandaskannya pula, bahwa digitalisasi adalah sebuah tuntutan zaman dan selalu berubah dengan inovasi baru yang semakin canggih.

“Syukur Alhamdulillah pemerintah kabupaten Mojokerto bisa  menorehkan sejarah baru, dan semoga Kabupaten Mojokerto akan segera menjadi kabupaten lengkap", tegasnya.

Bupati Ikfina menjelaskan, bahwa peluncuran layanan elektronik untuk sertifikat tanah ini merupakan tindak lanjut penetapan Menteri ATR/ BPN yang memasukkan Kabupaten Mojokerto dalam 104 kabupaten/ kota seluruh Indonesia yang menjadi percontohan untuk tiga kegiatan, yaitu pembangunan zona integritas, pelayanan implementasi sertifikat elektronik dan Kabupaten Mojokerto lengkap di tahun 2024.

Masih penjelasan Bupati Ikfina, bahwa Kantor BPN di Kabupaten Mojokerto sendiri saat ini telah mengesahkan 2.037 sertifikat tanah. Dengan demikian, melalui program ini Bupati Ikfina mendorong pemerintah daerah maupun pemerintah desa untuk segera melakukan penyertifikatan tanah agar bisa dijadikan investasi di masa depan.

Program ini  sangat berdampak positif terutama terkait dengan urusan investasi dan kejelasan, karena semua tanah nanti tidak ada yang tidak jelas, semua harus ada sertifikatnya, sehingga jaminan untuk kejelasan terkait dengan investasi posisi tanah ini sangat berguna untuk investasi Kabupaten Mojokerto kedepannya.

Bupati menilai, dengan adanya implementasi pensertifikatan tanah tersebut diharapkan dapat menghasilkan dampak yang lebih baik lagi kedepannya terutama dalam bidang pertanahan di Kabupaten Mojokerto.

Ia berharap, usai sosialisasi ini Kantor BPN Kabupaten Mojokerto sebagai kantor prioritas dalam kabupaten lengkap dalam penerbitan sertifgikat elektronik dan menjadikan wilayah yang bebas korupsi dari mafia tanah.

“Kedepannya nanti pemerintah desa juga harus mensertifikatkan aset tanahnya secara elektronik. Jadi, tidak boleh ada sejengkal tanah pun yang tidak bersertifikat, sehingga nanti betul-betul menjadi Kabupaten lengkap", tandasnya penuh harap. *(get/DI/HB)*

Senin, 13 Mei 2024

Bupati Ikfina Minta Pegiat Desa Wisata Tinkatkan Kualitas SDM Edukasi

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat beri arahan pada Pelaku Desa Wisata se Kabupaten Mojokerto pada acara Sosialisasi Peningkatan SDM Desa Wisata, di Ubaya Training Center (UTC) Trawas Kabupaten Mojokerto, Senin (13/05/2024).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghimbau para penggiat desa wisata di Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan kualitas SDM-nya, terutama di bidang pendidikan/ edukasi, melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya (Ubaya). Hal tersebut, disampaikan pada acara Sosialisasi Peningkatan SDM Desa Wisata, di Ubaya Training Center (UTC) Trawas, Senin (13/05/2024) sore 

Bupati Ikfina menekankan agar kedepannya masing-masing desa wisata di Bumi Mojopahit ini dapat mengirimkan perwakilannya untuk melanjutkan studi di bangku perkuliahan. Menurutnya, hal ini bisa meningkatkan potensi desa sekaligus bisa mempertahankan daya saing wisata pada desa tersebut.

"Semuanya (desa wisata) ini nanti harus mengirimkan mahasiswa untuk kuliah, dari Bumdes yang mengelola tempat wisata desa masing-masing, karena ketika kemudian sarana prasarana wisata tersebut sudah terbangun, kita harus punya daya saing termasuk juga dengan wisata lain yang dikembangkan bukan oleh desa wisata", papar Bupati Ikfina.

Menurutnya, RPL sendiri merupakan  program pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, informal hingga pengalaman kerja sebagai dasar melanjutkan/ menyetarakan pendidikan dengan kualifikasi tertentu. Sederhananya, RPL bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para angkatan kerja.

Agar desa wisata di Kabupaten Mojokerto bisa tetap eksis, Bupati Ikfina melanjutkan, maka perlu adanya pengelolaan yang terfokus. Hal ini tentunya bisa ditunjang melalui SDM yang unggul. Maka dari itu, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu juga menghimbau agar pada proses RPL juga turut dipantau oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto. Yang mana, kedua kepala dinas tersebut turut hadir mendampingi bupati Ikfina.

"Tidak cukup hanya mengelola saja, tapi juga harus ada target yang disasar. Jadi, semua ini butuh ilmu, maka saya minta nanti kepala DPMD dan Disbudporapar untuk memantau dan mengawal. Jangan sampai kuota yang disediakan ini nanti kurang, nanti juga carikan betul mahasiswa yang memang bisa dan mau", lanjutnya.

Diakhir arahannya, Bupati Ikfina berterima kasih kepada pihak Ubaya yang diwakili langsung oleh Rektor Benny Lianto, karena telah mengadakan acara sosialisasi ini yang juga sekaligus menyediakan beasiswa dari tingkat Diploma hingga Magister untuk desa wisata di Kabupaten Mojokerto melalui program RPL.

"Terima kasih banyak kepada Pak Benny (rektor Ubaya) keluarga besar Ubaya yang sudah menggagas kegiatan ini dan kemudian juga mengupayakan kegiatan ini supaya bisa mendapatkan pembiayaan, sehingga kemudian kita diberikan kesempatan ini", ujar Bupati Ikfina.

Diketahui, pada acara sosialisasi peningkatan SDM Desa Wisata tersebut diikuti oleh elemen-elemen penggiat desa wisata se Kabupaten Mojokerto, seperti Kepala Desa, Direktur Bumdes, Ketua Karang taruna dan stakeholder lainnya. *(get/DI/HB)*

Sabtu, 11 Mei 2024

Biasakan Anak Tidak Takut Berobat Medis, Bupati Mojokerto Gelar Santika

Bupati Mojokerto Fahmawati dan Kadinkes Pemkab Mojokerto dr. Ulum senam bareng siswa/ siswi TK di halaman di Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto,  Sabtu (11/05/2024).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dr. Ulum menggelar program Santika (Sabtu Sehat Bersama Anak TK)  di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kupang, Kecamatan Jetis. Program yang digagas oleh Dinkes Pemkab Mojokerto tersebut untuk membiasakan anak usia dini supaya tidak takut menjalani pengobatan medis di Puskesmas maupun rumah sakit.

"Tujuan menggelar program Santika di Puskesmas ini,  yaitu untuk mengenalkan kepada anak-anak semuanya pada pelayanan dan seluruh Nakes yang melayani di Puskesmas, khususnya hari ini di Puskesmas Kupang, supaya anak-anak kita tidak takut Nakes ketika diperiksa (berobat)", kata Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di sela melakukan kegiatan di Puskesmas Kupang, Sabtu (11/05/2024).

Pantauan di lokasi, sedikitnya ada 67 siswa/ siswi dari TK Darul Ulum Desa Ngabar Kecamatan Jetis yang mengikuti program Santika ini. Kegiatan di awali dengan senam sehat itu, diharapkan anak usia dini dapat mengetahui apa saja yang ada didalam Puskesmas serta menghilangkan rasa takut pada anak-anak usia dini untuk pergi berobat.

Usai melakukan senam sehat, Bupati Ikfina mengajak para siswa berkeliling area Puskesmas untuk memperkenalkan jajaran profesi tenaga kesehatan (Nakes) seperti dokter, perawat, bidan, ahli gizi, laboratorium hingga jenis-jenis obat yang tersedia juga turut dikenalkan.

"Di Puskesmas kupang, ada 3 dokter umum dan 1 dokter gigi. Biasanya ada 2 dokter saja. Selain dokter, ada juga perawat dan bidan", jelas Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina juga menjelaskan, bahwa program Santika merupakan bagian dari Gerakan Memasyarakatkan Hidup Sehat (Germas), sehingga Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat.

"Acara ini menjadi bagian dari Gerakan Memasyarakatkan Hidup Sehat (Germas). Jadi, ada beberapa hal yang harus kita lakukan dalam memasyarakatkan hidup sehat yaitu melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban", tandasnya.

Selain Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Kepala Dinkes Pemkab Mojokerto dr. Ulum Rokhmat, kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Ludfy Ariyono, jajaran Forkopimca Jetis, Kepala UPTD Puskesmas Kupang, Bunda Paud Desa wilayah Kupang, Ketua IGTKI Jetis, Ketua Himpaudi Kecamatan Jetis serta Guru dan Wali Murid.*(get/DI/HB)*

Kamis, 09 Mei 2024

HUT Kabupaten Mojokerto Ke-731, Bupati Ikfina Ajak Warga Wujudkan Maju - Adil - Sejahtera

Punggawa Mojopahit saat menyampaikan laporan pada Ratu Tri Buana Tungga Dewi dalam adegan tari kolosal Mustika Pinilih, pada puncak peringatan HUT Kabupaten Mojokerto ke-731, Kamis (09/05/2024) pagi.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengajak seluruh masyarakat bekerja keras bersama-sama untuk bangkit guna  mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil dan sejahtera melalui penguatan infrastruktur di segala bidang serta peningkatan kualitas kebudayaan manusia. Ini diutarakan bupati saat memimpin upacara puncak peringatan hari jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 di halaman Kantor Bupati Mojokerto, Kamis (09/05/2024) pagi.

Pantauan dilokasi upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 Tahun 2024 yang mengusung tema "Bersama, Berkarya, Berjaya" ini seluruh peserta upacara termasuk Bupati Ikfina memakai baju adat Mojoputri Mojopahitan. Suasana lebih meriah saat menampilkan tari kolosal Mustika Pinilih. 

"Itu modal dasar kita semuanya bisa bergerak dan terus berkarya. Karena kemajuan itu hanya akan bisa capai kalau kita terus berkarya, berkarya, dan berkarya di seluruh bidang dan harus melibatkan semuanya. Harapannya betul-betul kita akan mendapatkan kejayaan. Sesuai dengan tema kita Bersama, Berkarya, Berjaya", ungkap Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, di halaman Kantor Bupati Mojokerto, Kamis (09/05/2024) pagi tadi.

Dijelaskan Bupati Ikfima, hari jadi Kabupaten Mojokerto ditetapkan tanggal 9 Mei bertepatan dengan berdirinya Kerajaan Mojopahit. Hari jadi tersebut ditetapkan dengan Surat Keputusan DPRD Kabupaten Mojokerto Nomor 9 Tanggal 8 Mei 1993 tentang Persetujuan Penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto dan SK Bupati Kepala Daerah Tingkat ll Mojokerto Nomor 230 Tanggal 8 Mei 1993 tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto.

"Penetapan hari jadi Kabupaten Mojokerto telah melalui diskusi panjang dengan memperhatikan fakta sejarah bahwa tanggal tersebut merupakan momentum kemenangan pasukan Kerajaan Majapahit di bawah pimpinan Raden Wijaya yang berhasil mengalahkan pasukan Tartar, baik kemenangan secara diplomatik maupun militer", jelas Bupati Ikfina.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini berkesempatan menyampaikan beberapa penghargaan yang telah diraihnya sejak ia menjabat. Ia menjelaskan, dari awal menjabat tahun 2021 hingga Mei 2024, Pemerintah Kabupaten  Mojokerto telah mendapatkan 259 penghargaan. Dengan rincian 47 penghargaan pada tahun 2021, 79 penghargaan tahun 2022, 117 penghargaan tahun 2023 dan 16 penghargaan per Mei 2024.

"Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga telah meraih berbagai prestasi membanggakan yaitu Opini WTP untuk ke-10 kalinya atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023, Penghargaan Review Sistem RIT dari Komisi Aparatur Sipil Negara dengan skor 263 (kategori baik), Parahita Eka Praya Award 2023 kategori Nindia. Anugerah Kabupaten Sehat 2023 Kategori Swasti Saba Padapa, Penghargaan universal health coverage 2023, Top BUMD Award untuk BPR Majatama dan Perumda Majapahit, Dan masih banyak lagi penghargaan lainnya", jelasnya Bupati Ikfina pula.

Tak hanya itu, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini juga telah mewujudkan komitmen pembangunan di Kabupaten Mojokerto dengan meresmikan beberapa proyek secara simbolis. Di antaranya, rehabilitasi Mal Pelayanan Publik oleh DPMPTSP dengan alokasi Rp. 4,06 miliar, Rehabilitasi Jalan Kemlagi Beratkulon di Desa Mojopilang oleh Dinas PUPR dengan alokasi  Rp. 2,3 miliar, pembangunan gedung Sekretariat Bersama Lembaga dan Organisasi Keagamaan dengan anggaran Rp. 1,06 miliar, rehabilitasi Puskesmas Kemlagi oleh Dinas Kesehatan anggaran Rp. 1,8 miliar.

"Pembangunan Gudang Penyimpanan Tembakau dan Rumah Fermentasi oleh Dinas Pertanian dengan anggaran Rp. 340 juta, pembangunan Zona Aktif 2 TPA Karang Diyeng dengan anggaran Rp. 1,3 miliar, pembangunan RTH Taman 'Sekumpul Mojo' di Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi dengan anggaran Bantuan Desa Rp. 4 miliar", terangnya.

Bupati Ikfina juga meminta kepada masyarakat untuk menjadikan hari jadi ini sebagai momentum untuk lebih memacu diri dan semakin semangat dalam mengabdi dan membangun Kabupaten Mojokerto ke arah yang lebih baik.

"Saya berterima terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan peringatan hari jadi Kabupaten Mojokerto ke-731. Semoga Kabupaten Mojokerto selalu diberi hidayah, kesehatan, dan keselamatan. Bersama-sama, Bersatu, Berkarya, dan Berjaya untuk Mojokerto yang gemilang", pungkasnya. *(get/DI/HB)*

Senin, 06 Mei 2024

Sambut Hari Jadi Ke-731, Pemkab Mojokerto Selenggarakan Festival Hadrah Habsyi


Peserta Hadrah Habsyi saat tampil di awalinya pembukaan Festival Hadrah Habsyi di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto, Senin 06 Mei 2024.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyelenggarakan Festival Hadrah Habsyi yang dilaksanakan mulai hari ini, Senin 06 Mei 2024, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto. Kegiatan ini merupakan salah-satu rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Kabupaten Mojokerto ke-731.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat membuka festifal hadrah ini mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan ini untuk memperkaya dan memperluas keterlibatan masyarakat serta meningkatkan rasa saling memiliki dalam memperingati HUT Kabupaten Mojokerto ke-731.

"Peringatan tahun kemarin belum kita laksanakan dan kali ini makin memperkaya dan memperluas keterlibatan berbagai pihak atau stakeholder dalam memperingati HUT Kabupaten Mojokerto ke-731 dan meningkatkan rasa saling memiliki terhadap Kabupaten Mojokerto bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mojokerto", kata Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, di hadapan ratusan peserta Festival Hadrah Habsyi yang terbagi atas 25 grup.

Dijelaskan Bupati Ikfina, bahwa makna dari terbentuknya tema HUT Kabupaten Mojokerto ke-731 'Bersama, Berkarya dan Berjaya' ini merupakan sebuah bentuk persaudaraan, persatuan dan kesatuan yang harus kita lestarikan.

"Kebersamaan persaudaraan persatuan dan kesatuan dari leluhur kita, dari jaman Kerajaan Majapahit yang perlu terus kita lestarikan, maka kata ini tidak akan pernah lepas dari tema kita memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto setiap tahunnya", jelasnya.

Bupati Ikfina juga mengungkapkan kata 'Berkarya' yang menjadi simbol adanya kemajuan karya seni budaya di Kabupaten Mojokerto juga menjadi salah satu hal yang perlu diperjuangkan.

"Berkarya ini adalah sebagai bentuk kita siap menunjukkan bahwa kita siap berjuang untuk kemajuan yang itu harus direalisasikan dalam bentuk karya-karya nyata, dan karya tersebut berupa karya seni budaya yang setara dengan syiar agama Islam yang saat ini sedang kita laksanakan yaitu festival Hadrah Habsyi", ungkapnya.

Serta, lanjut Bupati Ikfina, 'Berjaya' yang dalam hal ini menjadi suatu bentuk eksistensi kemajuan di segala bidang yang perlu dipertahankan dan dikembangkan dalam pelaksanaan HUT Kabupaten Mojokerto ke-731.

"Dan yang terakhir berjaya, bagaimana eksistensi yang disertai dengan berbagai kemajuan di segala bidang betul-betul kita bisa pertahankan dan kembangkan dan ini kita bawa dalam tema HUT Kabupaten Mojokerto ke-731", lanjutnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder terkait dan peserta yang telah berpartisipasi dalam Festival Hadrah Habsyi tersebut.

"Terima kasih partisipasinya, mudahan-mudahan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 ini menjadi satu bentuk cara kita melestarikan nilai-nilai luhur yang bagian dari pemersatu bangsa kita dan kemudian bagaimana kita dengan kebersamaan betul-betul berkarya menuju kejayaan yang kita impikan", pungkasnya. *(get/DI/HB)*

Selasa, 19 Maret 2024

Bupati Ikfina Bukber Dan Tarawih Bareng Warga BSP Mojokerto


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di tengah kerumunan warga Sooko Kabupaten Mojokerto persiapan sholat Tarawih Berjama'ah sebagai rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1445 Hijriyah/ 2024 Masehi, di Masjid Baitul Muhajirin, Perum BSP Sooko- Kabupaten Mojokerto, Selasa (19/03/2024) malam.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati melaksanakan agenda Safari Ramadhan 1445 Hijriyah/ 2024 Masehi di Masjid Baitul Muhajirin, Perum BSP (Bumi Sooko Permai) Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Selasa 19 Maret 2024.

Pada momen yang penuh kebahagiaan ini, selain melakukan dialog dan berbagi kebahagiaan dengan warga setempat, juga Bupati Ikfina juga berkesempatan menyerahkan bantuan untuk pengembangan Masjid Baitul Muhajirin sebesar Rp. 100 juta.

Usai melakukan dialog dengan warga untuk menggali masukan serta curhatan warga setempat, Bupati Ikfina dan jajarannya berbaur dengan masyarakat melaksanakan buka puasa bersama warga, sekaligus melaksanakan Tarawih Bareng  warga BSP Sooko Kabupaten Mojokerto.

Dikonfirmasi usai Sholat Tarawih, Bupati Ikfina menyampaikan, bahwa momen Safari Ramadhan 1445 Hijriyahbini akan dilaksanakan di 4 (empat) titik eks Wilayah Pembantu Bupati. Tercatat, di Kabupaten  Mojokerto ada eks 4 Wilayah Pembantu Bupati. Di antaranya eks Wilayah Pembantu Bupati Mojokerto, Mojokasri, Mojosari dan Jabung.

"Untuk kegiatan saat ini, merupakan kegiatan Safari Ramadhan yang kedua kalinya. Sebelumnya, sudah dilakukan di wilayah utara sungai Brantas, di Masjid Sirojul Ummah, Desa Temuireng Kecamatan  Dawarblandong", jelas Bupati Ikfina, Selasa (19/03/2024) malam, di lokasi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ikfina mengucapkan terima-kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung berbagai program yang telah digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

Tahun 2024 ini, ada berbagai program prioritas infrastruktur dan sosial kemasyarakatan. Yang mana, pada tahun 2021 hingga saat ini, Pemkab Mojokerto telah membangun jalan sepanjang 178 Km dan menghabiskan dana sedikitnya Rp. 596,5 Miliar.

"Dari tahun 2021 ada pelebaran luas jalan Temuireng–Gunungan, itu menghabiskan dana 4 Milyar. Dilanjutkan 2022 pelebaran Temuireng–Gunungan menghabiskan Rp. 3,5 milyar. Selanjutnya pelebaran standar Temuireng–Gunungan Rp. 1,6 milyar. Kalau Temuireng–Jetis Rp. 2,6 Milyar", jelas Bupati Ikfina.

"Jadi, kita dahulukan memang pembangunan jalan. Karena jalan ini yang dilewati orang-orang kalau bekerja, kalau mau kemana-mana jalan yang dilewati dan bisa dirasakan", tambahnya.

Sedangkan pembangunan SDM yang  terkait kesehatan masyarakat, lanjut Bupati Ikfina, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga telah  melakukan pembangunan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang juga menjadi hal yang sangat serius dan perhatikan olehnya.

"Ada 55 Pustu se-Kabupaten Mojokerto, dan 27 Puskesmas se-Kabupaten Mojokerto. Puskesmas Dawarblandong spesial, karena ada pembangunan lagi. Agar nanti kalau masyarakat Dawarblandong mau berobat tidak usah jauh-jauh", lanjut Bupati Ikfina.

Untuk hibah lembaga keagamaan dan sosial kemasyarakatan, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto tersebut menerangkan, sejak tahun 2021 hingga tahun 2024, pihaknya telah menggelontorkan sedikitnya Rp. 85,4 miliar. Sementara itu, untuk menunjang pembangunan desa, sejak tahun 2021 hingga saat ini, ia telah menyerahkan bantuan keuangan (BK) Desa sedikitnya Rp. 403,8 miliar.

"Tentu kalau saya sudah diamanahi sebagai Bupati Mojokerto, saya tidak mau setengah-setengah. Saya akan bekerja dengan sangat serius, karena bagi saya pertanggung-jawaban tidak hanya kepada masyarakat, karena bagi saya saya juga harus mempertanggung-jawabkan kepada Allah SWT. Makannya, saya juga butuh kita semuanya untuk bekerja bersama membangun Pemerintahan Kabupaten Mojokerto", terang Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina berharap, denghan adanya berbagai pembangunan di Kabupaten Mojokerto, dapat menjadi gambaran seluruh masyarakat, bahwa Pemkab Mojokerto telah berupaya untuk memenuhi hak pelayanan dan pembangunan untuk seluruh masyarakat.

"Saya sangat berterima-kasih kepada anda semuanya sudah membantu  menjalankan tugas saya dan saya memohon ma'af apabila selama saya menjadi Bupati Mojokerto ada hal-hal yang kurang berkenan dihati anda semuanya", pungkasnya.

Pelaksanaan Safari Ramadhan 1445 Hijriyah kali kedua ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Sekda Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, para assisten Sekda Kabupaten Mojokerto dan staf ahli Bupati Mojokerto, Kepala Perangkat Daerah dan Forkopimca Kecamatan Sooko. *(get/DI/HB)*

Kamis, 14 Maret 2024

Bupati Ikfina Salurkan Beras Dan Sembako Pada 930 KK Korban Banjir Kali Brangkal


Bupati Ikfina (baju hitam) memberi motivasi ditengah kerumuman warga yang menerima beras CPPD dan Sembako dari Pemprov Jatim, di  Balai Desa Wringin Rejo Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/03/2024) sore.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati kembali menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada warga di 3 (tiga) desa yang terdampak banjir imbas ambrolnya tanggul Kali Brangkal. Bantuan beras diserahkan langsung oleh Bupati Ikfina kepada 930 KK (Kepala Keluarga) yang di pusatkan di Balai Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/03/2024) sore.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di antaranya menjelaskan, bantuan beras cadangan pangan dari pemerintah daerah ini diberikan kepada warga 3 desa di wilayah Kecamatan Sooko yang terdampak banjir akibat ambrolnya Kali Brangkal sepekan lalu. Adapun rinciannya, diberikan kepada 321 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Wringinrejo, 570 KK warga Desa Sambiroto dan 39 KK warga Desa Tempuran. Ketiganya masuk wilayah Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto.

"Beras ini merupakan cadangan pangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto yang dikeluarkan kalau ada yang membutuhkan, seperti masyarakat yang terkena bencana dan diberikan kalau sudah selesai banjirnya", jelas Bupati Ikfina.

Penyerahan beras CPPD tersebut sekaligus dengan penyaluran bantuan Sembako dari Provinsi Jawa Timur yang berisi beras, minyak goreng, mie instan, kecap serta makanan kaleng.

"Masing-masing Kepala Keluarga mendapatkan beras 10 kg. Sedangkan tambahan tas hitam berisikan Sembako ini saya mintakan kepada Provinsi Jawa Timur, isinya ada beras 3 kg, mie instan 5, kecap, minyak, sarden dan gula pasir", terang Bupati Ikfina.

Selain itu, dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati Ikfina juga mengajak agar seluruh warga tetap bersyukur atas apa yang terjadi selama ini karena masyarakat masih diberikan kesehatan.

"Saya mengajak kita semuanya agar tetap bersyukur, yang hilang hanya  harta. Alhamdulillah kita tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, kita masih diberikan nikmat iman dan kesehatan", ajak Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina juga menuturkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto juga telah mengupayakan pembenahan pembangunan tanggul yang jebol agar lebih kuat agar tidak terjadi banjir kembali.

"Saya juga upayakan untuk tanggulnya ini supaya bangunannya kuat sehingga nanti hal ini yang membutuhkan masyarakat semuanya terjamin keselamatannya", tuturnya.

Dalam penyerahan bantuan beras CPPD tersebut, Bupati Ikfina didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto didampingi Sekretaris Dispari, Camat Sooko dengan Forkopimca Sooko serta Kepala Desa setempat. *(get/DI/HB)*

Sabtu, 24 Februari 2024

Akuntabilitas


H. Machradji Machfud bersama istri.



Oleh: H. Machradji Machfud.

Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
A’udzubillahiminasysyaithanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim.

Islam merupakan agama yang benar dan baik.
Islam mengajarkan kepada ummat manusia agar berbuat kebaikan atau kebajikan. Islam menuntun dan mengajarkan kepada ummatnya agar menjadi sosok yang tanggung jawab dan mempertanggung jawabkan setiap kuwajiban, wewenang, amanah, tugas yang diberikan kepadanya.

Islam menyatakan bahwa setiap orang adalah Pemimpin dan setiap Pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya terhadap siapa yang dipimpinnya.

Akuntabilitas atau pertanggung-jelasan ataupun pertanggung-jawaban penting untuk melihat kinerja baik dalam keuangan maupun administrasinya juga sisi etikanya yaitu adil, transparan, jujur, obyektif, konflik kepentingan, penyalah gunaan jabatan dan kewenangan.

Setiap selesai suatu tugas atau pekerjaan maupun amanah yang diberikan, wajib setiap orang menyampaikan tanggung jawabnya atau pertanggung jawabannya juga pertanggung jelasnya akuntabilitasnya dan akuntabelnya.

Jika tidak maka dia akan dicap sebagai orang yang tidak beretika, biadab, amoral atau cacat moral, tidak bermoral dan tidak Islami. Tentu saja akan menerima hukuman didunia dari manusia maupun Allah juga menerima hukuman diakhirat dari Allah SWT.

Hukuman dari manusia biasanya dicibir, dicemooh sebagai orang jelek, jahat, buruk, di cap sebagai orang yang gak jujur, tercela dan gak bisa dipercaya, tidak dilihat orang, diremehkan dan direndahkan serta tidak dihormati.

Akuntabilitas dalam Islam lebih dalam dan lebih baik dari akuntabilitas secara umum. Karena akuntabilitas dalam Islam tidak hanya kepada manusia atau Masyarakat saja, akan tetapi juga kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Berikut dalil-dalilnya:

Hadits Abdullah bin Umar.
Hadits Bukhari Nomor 844:
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنَا سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّكُمْ رَاعٍ وَزَادَ اللَّيْثُ قَالَ يُونُسُ كَتَبَ رُزَيْقُ بْنُ حُكَيْمٍ إِلَى ابْنِ شِهَابٍ وَأَنَا مَعَهُ يَوْمَئِذٍ بِوَادِي الْقُرَى هَلْ تَرَى أَنْ أُجَمِّعَ وَرُزَيْقٌ عَامِلٌ عَلَى أَرْضٍ يَعْمَلُهَا وَفِيهَا جَمَاعَةٌ مِنْ السُّودَانِ وَغَيْرِهِمْ وَرُزَيْقٌ يَوْمَئِذٍ عَلَى أَيْلَةَ فَكَتَبَ ابْنُ شِهَابٍ وَأَنَا أَسْمَعُ يَأْمُرُهُ أَنْ يُجَمِّعَ يُخْبِرُهُ أَنَّ سَالِمًا حَدَّثَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا وَالْخَادِمُ رَاعٍ فِي مَالِ سَيِّدِهِ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ قَالَ وَحَسِبْتُ أَنْ قَدْ قَالَ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي مَالِ أَبِيهِ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Muhammad Al Marwazi] berkata, telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Az Zuhri] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Salim bin 'Abdullah] dari [Ibnu 'Umar] radliallahu 'anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin".
[Al Laits] menambahkan; [Yunus] berkata: Ruzaiq bin Hukaim menulis surat kepada [Ibnu Syihab], dan pada saat itu aku bersamanya di Wadi Qura (pinggiran kota), "Apa pendapatmu jika aku mengumpulkan orang untuk shalat Jum'at?". Saat itu Ruzaiq bertugas di suatu tempat dimana banyak jama'ah dari negeri Sudan dan yang lainnya, yaitu di negeri Ailah. Maka, Ibnu Syihab membalasnya dan aku mendengar dia memerintahkan (Ruzaiq) untuk mendirikan shalat Jum'at. Lalu mengabarkan bahwa [Salim] telah menceritakan kepadanya, bahwa ['Abdullah bin 'Umar] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung-jawaban atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung-jawaban atas keluarganya. Seorang isteri adalah pemimpin di dalam urusan rumah-tangga suaminya dan akan dimintai pertanggung-jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut". Aku menduga Ibnu 'Umar menyebutkan: "Dan seorang laki-laki adalah pemimpin atas harta bapaknya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atasnya. Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya". [Bukhari].

Hadits Abu Barzah Al Aslami.
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ
قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَسَعِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُرَيْجٍ هُوَ بَصْرِيٌّ وَهُوَ مَوْلَى أَبِي بَرْزَةَ وَأَبُو بَرْزَةَ اسْمُهُ نَضْلَةُ بْنُ عُبَيْدٍ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman, telah menceritakan kepada kami Al Aswad bin 'Amir, telah mengabarkan kepada kami Abu Bakar bin Ayyasy dari Al A'masy dari Sa'id bin Abdullah bin Juraij dari Abu Barzah Al Aslami berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan". Dia berkata, Hadits ini hasan shahih, adapun Sa'id bin Abdullah bin Juraij dia adalah orang Bashrah dan dia adalah budak Abu Barzah, sedangkan Abu Barzah namanya adalah Nadlah bin 'Ubaid. (HSR. Tirmidzi)

Surat Al-Muddatstsir Ayat 38:
كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ
Kullu nafsim bimā kasabat rahīnah

Artinya: Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,

Surat Al-Isra ayat 36:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۚ إِنَّ ٱلسَّمْعَ وَٱلْبَصَرَ وَٱلْفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔولًا
Wa lā taqfu mā laisa laka bihī 'ilm, innas-sam'a wal-baṣara wal-fu`āda kullu ulā`ika kāna 'an-hu mas`ụlā

Artinya: Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

Surat Al-Infitar Ayat 10-12:
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَٰفِظِينَ
Wa inna 'alaikum laḥāfiẓīn
Artinya: Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
كِرَامًا كَٰتِبِينَ
Kirāmang kātibīn
Artinya: Yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
Ya'lamụna mā taf'alụn
Artinya: Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Surat Al-Jatsiyah Ayat 29:
هَٰذَا كِتَٰبُنَا يَنطِقُ عَلَيْكُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنسِخُ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Hāżā kitābunā yanṭiqu 'alaikum bil-ḥaqq, innā kunnā nastansikhu mā kuntum ta'malụn
Artinya: (Allah berfirman): "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan". *(M2/HB)*

Semoga bermanfaat Saudaraqu.
Wal afwu minkum. Wassalam...
Machradji Machfud

Rabu, 24 Januari 2024

Angkutan Umum Mojokerto - Batu Lewat Cangar Resmi Dilaunching


Pj. Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Nyono serta Pelaksana-tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu Mochamad Agoes Machmoedi saat Launching Trayek Bus AKDP Non Ékonomi Rute Baru Mojokerto – Batu Lewat Cangar, di Terminal Tipe B Kertajaya Kota Mojokerto hari ini, Rabu 24 Januari 2024.


Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bus angkutan umum Mojokerto – Batu lewat Cangar, telah resmi dilaunching. Launching trayek bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Non Ekonomi dengan rute tersebut, dilakuan di Terminal Tipe B Kertajaya Kota Mojokerto hari ini, Rabu 24 Januari 2024.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama, Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Nyono serta Pelaksana-tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu Mochamad Agoes Machmoedi hadir dalam launching tersebut.

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro yang akrab dengan sapaan "Mas Pj." ini mengatakan, dengan  adanya pengembangan pelayanan bus AKDP tersebut merupakan langkah strategis dan solutif bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat dengan menggunakan pendekatan aglomerasi.

"Sekarang sudah bukan jamannya masing-masing daerah harus berkompetisi, tapi berkolaborasi. Dengan adanya rute baru Mojokerto–Batu via Cangar ini, kita berharap akan menjadi pengungkit ekonomi, sehingga masyarakat Mojokerto maupun Batu akan berdampak", kata Mas Pj.

Menurut Mas Pj., hal ini sejalan dengan program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bagaimana seluruh daerah bisa terkoneksi, tidak boleh lagi ada daerah yang termarjinalkan.

"Tugas kami Pemerintah Kota/ Kabupaten untuk membuat jejaringnya yang menghubungkan antar kecamatan, kelurahan maupun antar destinasi wisata. Kita harus paksa masyarakat untuk meninggalkan moda transportasi pribadi dan beralih ke moda transportasi masal yang aman, nyaman, murah, dan tepat waktu", ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur Nyono menjelaskan, bus AKDP trayek Mojokerto – Batu via Cangar ini di prakarsai oleh PT. Bagong DKK Makmur menggunakan kendaraan jenis Mitsubishi terbaru dengan rute melewati Terminal Mojokerto, Pasar Dlanggu, Kutorejo, Bundaran Pacet, Cangar, Bumiaji dan Terminal Batu.

"Panjang rutenya 57 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam. Kemudian, interval waktu antar kendaraan itu 1 jam dengan 6 unit kendaraan, berangkat 3 unit pulang 3 unit dengan kapasitas masing-masing unit 12 orang", jelas Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Jawa Timur Nyono.

Ditegaskannya, bahwa Bus AKDP trayek Mojokerto – Batu via Cangar ini akan beroperasi mulai pukul 5 pagi sampai dengan 4 sore dengan tarif promo sebesar Rp. 30.000,– rupiah. 

Terkait keamanan, Nyono memastikan telah dipilih driver yang handal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan serta keselamatan penumpang. Selain itu, trayek baru tersebut juga telah dilakukan proses uji coba. *(Diskominfo/SRT/HB)*

Selasa, 23 Januari 2024

Bupati Ikfina Berharap, Pembahasan RKPD 2025 Selaras Dengan Provinsi Dan Nasional


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Musrenbangcam di Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Selasa (23/01/2024).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berharap, pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 selaras dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional. Hal ini diutarakan Bupati Ikfina saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) di 3 (tiga) kecamatan, yakni Kecamatan Ngoro, Kecamatan Mojoanyar dan Kecamatan Jetis.

"Untuk usulan yang nantinya disampaikan, kita tidak hanya menginginkan usulan fisik, akan tetapi usulan non-fisik untuk lebih dikembangkan", ujar Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di pendopo Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Selasa (23/01/2024).

Dijelaskannya, bahwa Musrenbang ini sendiri merupakan salah-satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan dengan tujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dengan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) planning. Tahapan Musrenbang di tingkat kecamatan ini merupakan hasil dari tahapan Musrenbang ke-2 (dua) setelah sebelumnya dilaksanakan pada tingkat desa atau kelurahan.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan menjadi agenda masyarakat saling bertemu dan berdiskusi terkait masalah yang dihadapi dengan mengusulkan rencana kerja sesuai  masing-masing Perangkat Daerah yang nantinya diputuskan dan dibentuk prioritas bagi desa dan kecamatan.

"Musrenbang RKPD kecamatan yang kita laksanakan ini sangat krusial dan strategis, karena berkaitan dengan bagaimana pencapaian visi dan misi serta program prioritas daerah yang telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Banggai 2021–2026", jelas Bupati Ikfina.

Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini menegaskan, masyarakat dan pemerintah merupakan elemen penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

"Maka dari itu dibutuhkan aspirasi masukan dari semua pihak dalam penetapan program prioritas pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan dan pemerataan hak-hak dasar masyarakat yang adil makmur untuk dituangkan dalam rancangan RKPD tahun 2025", tegas Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina berharap, rencana pembangunan di tahun 2025 dapat berorientasi pada percepatan pembangunan di desa dan perluasan lapangan kerja. Bupati Ikfina pun berharap, manfaat pembangunan diharapkan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

"Ini komitmen kita, bagaimana pembangunan kita tujukan pada percepatan pembangunan di desa serta perluasan lapangan kerja sebesar-besarnya. Sehingga, masyarakat Kabupaten Mojokerto produktif", pungkas penuh harap.

Pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan RKPD tahun 2025 ini juga dihadiri Kepala DPMD Pemkab Mojokerto, perwakilan Bappeda Kabupaten Mojokerto, Camat Ngoro, Forkopimca Ngoro, Kepala Puskesmas Ngoro dan Manduro, Kepala Desa se-Kecamatan Ngoro, Kepala TP PKK Desa se-Kecamatan Ngoro, BPD dan LPM se-Kecamatan Ngoro serta tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Ngoro. *(get/DI/HB)*

Senin, 15 Januari 2024

2024 Pemkab. Mojokerto Kucurkan Hibah Rp. 20,5 M Untuk Perbaikan Masjid, Gereja Dan TPQ


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati foto bersama salah-satu penerima dana hibah untuk perbaikan infrastruktur keagamaan di Kabupaten Mojokerto, Sabtu (13/01/2024).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Ratusan lembaga keagamaan di Kabupaten Mojokerto akan dapat kucuran dana hibah dengan total Rp. 20,557 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran (TA) 2024. Angka ini untuk pembangunan infrastruktur masjid, gereja, mushola hingga taman pendidikan alquran (TPQ).

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko mengatakan, jika infrastruktur keagamaan di Kabupaten Mojokerto masih tetap menjadi fokus pemerintahan tahun ini.

Buktinya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mojokerto memberikan porsi anggaran jumbo untuk mendukung kegiatan keagamaan di bumi Mojopahit ini.

"Tahun ini, dana hibah untuk infrastruktur keagamaan masih tinggi, sebesar Rp. 20,557 miliar", kata Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko.

Kendati begitu, plotingnya menurun dari tahun lalu sebesar Rp. 30,7 miliar. Terbagi Rp. 28,4 miliar pada APBD induk dan Rp. 2,3 miliar pada P-APBD dengan sasaran perbaikan infrastruktur pada 234 lembaga keagamaan.

"Kalau melihat angka, memang hibah tahun ini turun jika dibandingkan 2023 sebesar Rp. 30 miliar atau ada selisih Rp. 10 miliar lebih. Tapi, ini kan masih di APBD induk", jelasnya.

Sesuai data, dana sebesar Rp. 20,557 miliar yang sudah diploting itu menyasar 181 lembaga. Paling banyak untuk masjid, mencapai 53 lembaga. Disusul 49 musala, 38 lembaga TPQ, 20 pondok pesantren, 10 yayasan, 7 lembaga madin, Baznas dan gereja.

Sementara untuk nilainya paling besar mencapai Rp. 800 juta untuk Yayasan Darussa’adah, di Kecamatan Gedeg. Disusul Rp. 495 juta untuk Ponpes Roudlotul Hidayah di Kecamatan Trowulan.

Lalu, TPQ Ar Ridho Rp. 367 juta, TPQ Baitul Mustofa Rp. 350 juta, masing-masing di Kecamatan Dawarblandong. "Lainnya, rata-rata nilainya sebesar Rp. 300 juta ke bawah. Paling kecil dapat Rp. 50 juta tiap lembaga", paparnya.

Menurutnya, memberikan prioritas pada lembaga keagamaan ini tak lain menjadi komitmen Pemda dalam mendukung kegiatan umat beragama yang tersebar di 18 kecamatan. Penggunaannya, juga bervariatif. Mulai perbaikan sarana ibadah yang mengalami rusak ringan ataupun berat.

Termasuk, untuk membangun gedung baru yang disesuaikan dengan besaran hibah yang disalurkan. "Yang jelas hibah ini menjadi komitmen ibu bupati dalam mendukung kegiatan kaagamaan, melalui penguatan infrastrukturnya", tegasnya. *(get/DI/HB)*

Selasa, 09 Januari 2024

Ajak Sukseskan Sub PIN Polio, Pj. Wali Kota: Untuk Masa Depan Generasi Kota Mojokerto Lebih Sehat dan Kuat


Pj. Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro menyapa pengunjung Puskesmas Kedundung.


Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan Program Nasional Sub PIN Polio yang akan dimulai pada 15 Januari 2024. Sub PIN Polio akan dilaksanakan dua putaran. Putaran pertama akan dilaksanakan pada tanggal 15 – 21 Januari 2024 dan putaran kedua pada 19 – 25 Februari 2024.

“Khususnya saya minta ibu-ibu yang memiliki anak usia 0–7 tahun 11 bulan, ayo ramai-ramai membawa anaknya datang ke seluruh Pos PIN terdekat yang ada di Kota Mojokerto. Imunisasi polio ini penting untuk masa depan generasi Kota Mojokerto lebih sehat dan kuat", pinta Pj. Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, usai Sidak di Puskesmas Kedundung, Selasa (09/01/2024).

Pos PIN Polio di Kota Mojokerto disediakan di Puskesmas, Posyandu serta di seluruh sekolah TK-PAUD dan SD kelas 1 dan 2. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penyakit dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dr. Farida Mariana, MKes. menjelaskan, seluruh anak di Kota Mojokerto harus mendapat imunisasi polio, mengingat hingga saat ini polio belum ada obatnya.

“Sasaran kita sebanyak 15.900 anak, jangan ada yang ketinggalan, sapu habis agar anak-anak kita sehat, ini penting karena polio ini tidak ada obatnya", ungkap Kepala Dinkes PPKB Pemkot Mojokerto dr. Farida Mariana, MKes.

Ditegaskan dr. Farida Mariana, bahwa Sosialisasi massif juga telah dilakukan untuk menyukseskan Sub PIN Polio di Kota Mojokerto, termasuk melakukan sinergi antar OPD.

“Kami Dinas Kesehatan juga bekerjasama dengan Dinas Kominfo untuk melakukan publikasi, menggerakkan seluruh support sistem yang ada di jajaran kami mulai dari puskesmas, posyandu, kader. kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan juga", tegasnya. *(Diskominfo/SRT/HB)*

Minggu, 31 Desember 2023

Cuaca Cerah, Malam Tahun Baru Wisata Pacet Mojokerto Padat Pengunjung


Salah-satu suasana di Bunderan Pacet dan sekitarnya sekitar pukul 20.00 WIB mulai dipadati pengunjung wisata dan tampak terus berdatangan diperkirakan hingga esok pagi, Minggu (31/12/2023) malam.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Hingga belum terlalu larut malam, kawasan wisata puncak di Pacet dan Trawas Kabupaten Mojokerto terus dipadati pengunjung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, para pengunjung menunggu waktu pergantian tahun pukul 24.00 WIB dan bersama-sama akan menyalakan kembang api disertai bunyi terompet dan clakson motor yang sudah disiapkan secara tersembunyi.

Pantauan di lokasi, laju kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 menuju wisata puncak Pacet dan Trawas Kabupaten Mojokerto tiada henti tiap menitnya. Mereka sebagian besar dari arah utara baik dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Lamongan dan Kota Mojokerto menuju wisata puncak di Pacet dan Trawas.

“Kami rombongan 6 motor matik berboncengan jumlahnya 12 orang, berangkat dari kampung Panjangjiwo Surabaya mulai pukul 16.30 WIB dan tiba di Pacet sekitar pukul 19.00 WIB karena berjalan santai. Kami tidak harus masuk ke lokasi wisata di Air Panas, tapi cukup duduk lesehan di sekitar Bunderan Pacet sambil makan cilok",  Tommy, warga Nginden, yang sudah mendapatkan tempat duduk lesehan disekitar bunderan Pacet, Minggu (31/12/2023) malam.

Hal senada juga disampaikan Bambang, warga Driyorejo Kabupaten Gresik. Bambang menyampaikan, ia berangkat dari kampungnya bersama 9 temannya. Saat ini, Bambang dan teman-temannya sudah bisa menikmati kopi di warung Mbah Man, depan pintu masuk Wisata Air Panas Padusan Pacet.

“Kami ber sepuluh orang, melakukan aktivitas nongkrong saja wisata Air Panas Padusan Pacet. Kalau pengunjungnya nggak padat, kemungkinan kami nanti beli tiket dan masuk ke lokasi wisata. Tetapi jika didalam padat pengunjung ya lebih baik nongkrong di warung lesehan Mbah. Man saja, udah cuku. Dan pukul 01.00 rencananya balik namun kelililing dulu menuju wisata di Trawas", aku Bambang yang juga diiyakan, Fitri teman boncengannya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati pada Minggu (31/12/2023) pagi bersama rombongan turun ke lokasi jalur wisata di kawasan puncak Kecamatan Pacet dan Trawas. Selain memastikan kondisi jalan aman, juga memastikan kesiapan jajaran anggota gabungan yang siaga mengamankan situasi libusan tmalam tahun baru.

“Wisata alam Air Panas Padusan Pacet ini memang tidak asing bagi pengunjung wisata di Jawa Timur. Pada malam tahun baru pasti padat pengunjug bahkan sampai padi liburan Tahun baru 2024 besoknya", kata Bupati Ikfina.

Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi didampingi Kapolsek Pacet, Agus  Setiawan yang membuka Posko di Bunderan Pacet menjelaskan, bahwa mulai pukul 19.00 WIB tadi, jalanan di jalur wisata menuju Pacet dan Trawas sudah mulai padat dan makin malam semakin banyak pengunjung wisata dari berbagai daerah di Jatim yang naik ke Pacet.

Menurut Agus, anggota gabungan yang terdiri dari jajaran polisi, TNI, Satpol PP, BPBD dan Dishub Pemerintah Kabupaten Mojokerto selain ngepam di Posko Bunderan Pacet juga ada yang menyebar di Posko pintu masuk sejumlah wisata di Pacet.

"Ada pula anggota lantas yang keliling di sepanjang jalur memantu kondisi kepadatan kendaraan. Jika sudah terlalu padat dan rawan pengalihan jalur dan penutupan jalan menuju salah satu wisata  yang sudah padat pengunjungnya perlu dilakukan", jelas Agus.

Masih kata Agus, saat ini volume kendaraan terus berdatangan dan tidak ada hentinya sampi Tahun baru 2024 besok. Kemungkinan macet memang tidak bisa dihindarkan, terutama untuk liburan tahun baru besok.

“Kami sudah antisipasi dengan membuka jalur masuk dan jalur keluar bagi pengunjung. Untuk wilayah Pacet jalur masuk lewat Pandan. Sedangkan jalur keluar dari Pacet, mulai dipertigaan Juranggongso (selatan Kantor Polres) dialihkan ke arah kiri dan tembus ke Gondang", tandas Agus. *(get/DI/HB)*

Raker KONI Kabupaten Mojokerto 2023 Bahas Bonus Atlet Dan Target Di Porprov 2025


Anggota KONI Kabupaten Mojokerto peserta Raker Tahun 2023, di ruang pertemuan Hotel Arayana Trawas Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/12/2023).
 


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2023, di ruang pertemuan Hotel Arayana Trawas Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/12/2023). Raker KONI Kabupaten Mojokerto 2023 tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Mojokerto yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto Norman Handito.

Pada kesempatan ini, Kadisbudporapar  yang didampingi Sekum KONI Jawa Timur Akmal Budianto dan Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Suher Didieanto menyampaikan, bahwa Rapat kerja (Raker) Kabupaten KONI merupakan kesempatan strategis untuk memantapkan peran KONI dalam memberikan pembinaan dan bimbingan kepada para atlet.

“Oleh karena itu, KONI harus bekerja sungguh-sungguh dan serius guna membuktikan manajemen perencanaan, pengelolaan, serta evaluasi berbagai cabang olahraga", ujarnya

Masih kata Norman dalam sambutannya mewakili Bupati Ikfina yang berhalangan hadir karena dalam waktu yang bersamaan menghadiri agenda lainnya, Norman menyampaikan penghargaan kepada semua, cabang olah-raga dan jajaran fungsionalnya. Disampaikannya pula, bahwa pembinaan prestasi atlet memang memerlukan kolaborasi dan kerjasama yang erat dari semua pihak.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan KONI dan seluruh cabang olah-raga (Cabor) serta fungsionarisnya untuk bersatu padu dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Mojokerto", ujarnya.

Pada moment ini, Norman juga mengajak para peserta rapat untuk mengevaluasi secara obyektif program kerja yang telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh KONI Kabupaten Mojokerto nantinya.

Norman menyampaikan terkait bonus atlit dan pelatih memang dianggarkan tahun 2024 dalam waktu beberapa bulan kedepan di tahun 2024 segera terealisasi dan nanti ada mekanismenya dalam pencairannya ke masing-masing atlit yang berprestasi.

“Jangan khawatir ibu Bupati tidak PHP kok memang bonus untuk atlet kita anggarkan di tahun 2024.Pasti yang berkecimpung di pemerintahan sebagai PNS atau ASN pasti tahu mekanisme penganggaran", ajak Norman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Suher Dedianto menyampaikan penghargaan dan ucapan terima-kasih atas perhatian semua pihak, karena sudah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara Raker KONI Kabupaten Mojokerto tahun 2023.

Suher juga mengajak semua pelatih lebih keras dan serius lagi membina atletnya agar pada Porprov 2025 nanti bisa mempertahankan torehan medali syukur -syukur bisa bertambah jumlah medalinya,sehingga bisa melampaui target sebelumnya.

“Saya harap kita jangan kalah dengan Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang,Porprov 2025 di Malang raya nanti kita harus pertahankan perolehan medali kalau bisa wajib bertambah jumlah perolehan medalinya", ajaknya penuh harap.

Mantan Politikus dan anggota Dewan dari Fraksi Demokrat ini juga menyampaikan, bahwa rapat kerja ini merupakan agenda tahunan untuk menyusun program kerja tahun 2024 sekaligus pertanggung jawaban program kerja tahun 2023.

“Salah satu tugas dan tanggung jawab KONI Kabupaten Mojokerto membantu pemerintah dalam pembinaan olahraga di Kabupaten kita, untuk itu diperlukan sinergitas olahraga dengan Pemerintah daerah untuk mendukung program-program KONI", ucap Suher.

Sementara itu Sekum KONI Jawa Timur Akmal Budianto mengungkapkan, keberhasilan pembinaan olahraga harus selaras dengan kemajuan pembangunan daerah oleh karena itu, seluruh sumber daya keolahragaan Kabupaten Mojokerto harus optimis untuk bisa merealisasikan target KONI.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang aktif meningkatkan prestasi keolahragaan termasuk prestasi atlet Kab.Mojokerto pada Porprov ke VIII kemarin", ungkapnya.

Rapat kerja KONI Kab Mojokerto merupakan instrumen peningkatan konsolidasi organisasi dalam menyikapi berbagai perkembangan strategis baik internal maupun eksternal.

"Organisasi KONI juga merespon terhadap perkembangan olahraga yang dapat teraktualisasi secara nyata dalam bentuk program dan kegiatan pembinaan para atlet di daerah", tambah Akmal.

Perlu diketahui dari Hasil kerja keras atlit dan pelatih Cabor yang penuh semangat, akhirnya kontingen Kabupaten Mojokerto dalam Pekan olahraga Propinsi ke VIII Kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil mengoleksi 16 emas, 38 perak dan 41 perunggu.

Jumlah 181 poin ini, memastikan kontingen Bumi Mojopahit mencapai target dan berada di peringkat akhir 9 klasemen melampaui pencapaian pada Porprov VII tahun 2022 lalu. *(get/DI/HB)*

Jumat, 29 Desember 2023

Liburan Tahun Baru, Polres Mojokerto Pasang Rambu Rawan Laka Dan Longsor Jalur Puncak

Kapolsek Pacet Iptu Agus Setiawan dan anggota memasang rambu peringatan di sejumlah titik yang rawan laka, kemacetan dan longsor di jalur wisata puncak Pacet, Jum’at (29/12/2023).


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Jajaran Polres Mojokerto memantau jalur menuju wisata puncak di Pacet–Trawas, Tahura Cangar sekaligus memasang rambu peringatan di lokasi titik rawan kecelakaan dan longsor. Upaya ini dilakukan agar pada liburan tahun baru terhindar dari hambatan kemacetan maupun resiko longsor sehingga pengguna jalan menikmati jalanan aman dan lancar.

Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi didampingi Kapolsek Pacet, Agus  Setiawan menjelaskan semakin bertambahnya destinasi wisata alam di kawasan Pacet dan Trawas menjadikan kawasan puncak di Mojokerto ini selalu diserbu pengunjung wisata di tiap event musim liburan. 

Demikian juga pada liburan jelang dan tahun baru 2024 ini, mulai hari Sabtu (30/12/2023) sampai Senin (01/01/2024) dipastikan pengunjung wisata dari berbagai daerah di Jawa Timur banyak yang berlibur di sejumlah wisata yang masuk wilayah Pacet, Trawas dan Tahura (Taman Hutan Rakyat) Cangar perbatasan Mojokerto dan Kota Batu.

Menurut Kapolres, kepadatan jalan pasti sulit dihindarkan, meski sudah dilakukan pengaturan jalan satu jalur untuk keluar dan masuk menuju wisata di puncak Mojokerto. Karena keberadaan destinasi wisata di Pacet dan Trawas sedang viral jadi jujukan pengunjung dari berbagai daerah di jawa timur.

“Pada liburan lebaran kemari, banyak pengguna jalan yang terjebak kemacetan, karena padatnya volume kendaraan baik mobil maupun motor. Pada liburan tahun baru ini nanti, dipastikan volume kendaraan lebih banyak dari musim liburan even sebelumnya", jelas Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (29/12/2023) siang.

Untuk menghindari jalan merambat musim liburan di puncak Pacet dan Trawas, pengguna jalan hendaknya pandai membaca situasi dengan memilih jam-jam longgar baik pada saat berangkat maupun pulang. Sehingga tidak terjadi kepadatan fatal pada jam pulang pada sore hari.

“Pengguna jalan harus pinter-pinter menentukan kapan jam berangkat dan pulang saat berlibur di wisata puncak di Pacet dan Trawas agar terhindar kemacetan", ujar Kapolres Mojokerto.

Masih kata Kapolres Mojokerto, bahwa ini belum lagi jika bersamaan dengan adanya turun hujan deras di jalur wisata puncak ini. Selain rawan bencana adanya tanah longsor juga banyak pohon tumbang. Untuk itu, para pengunjung wisata yang hendak menuju Pacet–Trawas–Tahura Cangar, pastikan kondisi cerah.

“Anggota jajaran Polres juga sudah banyak memasang peringatan pada jalur yang dimungkinkan rawan kecelakaan maupun rawan longsor. Termasuk larangan untuk tempat berhenti, tempat berjualan yang akan mengganggu kelancaran jalan juga sudah dipasang disejumlah titik", ujar Kapolres Mojokerto.

Terpisah, Kapolsek Pacet Iptu Agus Setiawan menjelaskan, menyambut liburan Nataru (Natal dan tahun baru), bersama anggota Polres Mojokerto Polsek Pacet telah keliling survey kondisi jalur wisata di Pacet dan menuju Tahura Cangar.

“Ada sejumlah titik yang rawan terjadi kecelakaan dan longsor, telah kami pasang rambu dengan larangan berjualan, berteduh di titik tersebut, agar terhindar dari kemacetan dan kecelakaan", jelas Kapolsek Pacet.

Selain memasang rambu-rambu peringatan, lanjut Agus Setiawan, bersama BPBD setempat, pihaknya juga siaga dengan vasilitas untuk mengantisipasi adanya bencana alam seperti longsor yang menutup jalan.

Untuk mengantisipasi kemacetan di liburan tahun baru, pihaknya pun sudah mengatur arah jalan dengan satu jalur, yakni jalur masuk menuju wisata Pacet dari Pandan sedangkan jalur keluar di pertigaan jurang Gogo selatan Kantor Polsek Pacet sampai Gondang. *(get/DI/HB)*

Kamis, 21 Desember 2023

Pemkab Mojokerto Serahkan Bansos Insentif Pada 6.531 Guru TPQ


Bupati Mojokerto, Ikfina didampingi Kadis Kominfo, Ardi Sepdianto menyerahkan secara simbolis bansos  insentif  pada  guru TPQ di Pendopo Pemkab Mojokerto.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Pemerintah Kabupaten Mojokerto berupaya memberikan bansos insentif kepada tenaga keagamaan sebagai guru TPQ yang ada di wilayah Kab. Mojokerto. Bansos insentif tersebut di serahkan secara simbolis  kepada perwakilan di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto untuk selanjutnya ditransfer ke rekening penerima.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dihadapan para guru TPQ menjelaskan, bahwa Bansos insentif ini sebagai bentuk ucapan terima-kasih karena telah berkontribusi dan bersinergi, membantu tugas Pemerintahan Kabupaten Mojokerto dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berakhlak karimah.

"Bansos insentif  khusus bagi  6.531 guru TPQ ini, sebagai bentuk ucapan terima-kasih kami karena telah membantu Pemerintahan Kabupaten Mojokerto. Selain mengajarkan terkait membaca Al-Qur'an juga diharapkan bisa mengajarkan anak-anak cara menjaga diri", jelas Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Pendopo Graha Maja Tama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Kamis (21/12/2023).

Dihadapan ratusan guru TPQ yang hadir di Pendopo Pemkab Mojokerto tersebut, Bupati Ikfina menyampaikan permohonan maaf lantaran penyerahan insentif tahun anggaran 2023 ini baru bisa terlaksana di penghujung tahun 2023.

"Mohon maaf, penyerahannya baru bisa akhir tahun ini. Karena tahun lalu kami serahkan kepada lembaga, tahun ini kami serahkan langsung kepada para penerima, melalui transfer rekening Bank Jatim", ungkapnya.

Bupati Ikfina juga menyampaikan, insentif kepada guru TPQ ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto. Ia pun berharap PAD Kabupaten Mojokerto bisa meningkat sehingga bisa memberikan insentif lebih kepada guru TPQ.

"Sumber anggaran pemerintah daerah ada dua yang besar, yakni dari transfer anggaran pusat dan yang kedua adalah hasil PAD. Kalau anggaran dari pusat sebagian digunakan untuk kebutuhan operasional pemerintah daerah, sementara yang bisa kami kembalikan untuk kesejahteraan masyarakat adalah hasil PAD", jelas Bupati Ikfina.

Bupati berharap dan berupaya insentif di tahun selanjutnya bisa meningkat dan rutin bisa diberikan. Yang mana, untuk tahun ini, Pemkab Mojokerto baru mampu memberikan Rp. 400.000,– tiap guru TPQ.

"Kami berkaca dan belajar dari Lumajang, kami berharap bisa memberikan Rp. 1,2 juta selama satu tahun. Dan penyalurannya bisa rutin sebulan sekali melalui rekening nantinya. Mohon doanya, agar ini bisa terlaksana", ujarnya penuh harap. *(get/DI/HB)*

Jumat, 24 November 2023

Wujudkan Layanan Berbasis Digital, Bupati Mojokerto Hadiri Bimtek Arsitektur


Bupati Mojokerto Ikfina didampingi Kadis Kominfo Pemkab Mojokerto Ardi Sepdianto dan Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko saat penutupan Bimtek arsitektur SPBE di aula Arayanna Hotel & Resort, Trawas, Jum’at (24/11/2023) sore.


Kab. MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2024 – 2028 di aula Arayanna Hotel & Resort, Kecamatan Trawas. Penyelenggaraan Bimtek tersebut sebagai upaya guna mewujudkan peningkatan pelayanan masyarakat di Mojokerto yang berbasis digital.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, mulai Rabu 22 November 2023 dan berakhir hari ini, Jum’at 24 November 2023, selain untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, diharapkan juga dapat membentuk komitmen kepala OPD dalam pelaksanaan SPBE Kabupaten Mojokerto, membentuk kerangka kerja SPBE Kabupaten Mojokerto serta menyusun rencana strategis SPBE Kabupaten Mojokerto

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menghadiri agenda penutupan Bimtek arsitektur SPBE  2024 – 2028 menjelaskan, bahwa kegiatan ini memang perlu melibatkan seluruh perangkat daerah. Bupati Ikfina pun menilai, kegiatan ini bagian dari proses terhadap intern pemerintah maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk digital.

"Arsitektur ini bagian yang sangat penting, sehingga sosialisasi ini adalah supaya semuanya tahu dan paham, bagaimana bentuk arsitektur yang sudah kita susun itu merupakan masukan dari masing-masing perangkat daerah. kemudian dipahami dan berikutnya akan dilanjutkan dengan roadmapnya", jelas Bupati Ikfina, usai menutup  Bimtek arsitektur SPBE 2024 – 2028 di aula Arayanna Hotel & Resor, Trawas, Jum’at (24/11/2023) sore.

Bupati Ikfina pun menegaskan, penyusunan arsitektur SPBE ini berkelanjutan juga menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat dan kesiapan sarana prasarana pemerintah.

"Jadi, nanti 2024 targetnya apa? Tahun 2025 targetnya seperti apa? Sehingga nanti endingnya, tahun 2028 seperti apa? Jadi, ini sifatnya berkelanjutan dan berkembang terus, karena pelayanan kita kepada masyarakat juga sesuai dengan kondisi di lapangan dan sesuai juga dengan proses bisnis yang harus kita laksanakan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tingkat 2 dan pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah tingkat 2", pungkas Bupati Ikfina.

Pada kesempatan ini, Diskominfo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto juga memberikan penghargaan kepada OPD yang telah melaksanakan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Penghargaan itu dibagi kedalam 4 (empat) kategori. Di antaranya pengelolaan perjalanan dinas terbaik, tanda tangan elektronik terbanyak, pelaporan satu data palapa terlengkap dan website teraktif.

Secara terpisah, Kepala Diskominfo Pemkab Mojokerto Ardi Sepdianto yang menginisiasi kegiatan ini mengungkapkan, bahwa arsitektur SPBE 2024 – 2028 telah disusun sejak bulan Juli. Penyusunan ini, telah melawati beberapa tahapan mulai dari sosialisasi hingga pengumpulan data.

Dijelaskannya, penyusunan arsitektur SPBE 2024 – 2028 menciptakan sebuah draft dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE berupa buku yang di antaranya, pertama, kondisi eksisting dan analisis GAP SPBE Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Kedua, arsitektur proses bisnis dan SOP SPBE.

Ketiga, arsitektur data dan informasi dan layanan SPBE. Keempat, arsitektur aplikasi SPBE. Kelima, arsitektur infrastruktur SPBE. Keenam, arsitektur keamanan SPBE. Ketujuh, arsitektur tata kelola & manajemen SPBE, serta penyelenggara SPBE. Delapan, peta rencana, dan perkiraan biaya paket kegiatan SPBE. Terakhir, executive summary.

Ditegaskan Ardi Sepdianto, bahwa mulai dari sosialisasi, survei dan banyak diskusi dengan banyak pihak. Sedangkan dalam arsitektur SPBE 2024 – 2028 kedepannya akan menciptakan dua inovasi berbasis digital, yakni sebuah inovasi untuk mempermudah administrasi pemerintah dan inovasi untuk pelayanan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni 22 – 24 November 2023 ini, diikuti oleh seluruh kepala dan sekretaris OPD dan camat se-Kabupaten Mojokerto.

"E-office ini untuk mempermudah administrasi pemerintahan sedangkan SuperApps untuk pelayanan masyarakat umum. Kegiatan ini, bertujuan agar nilai indeks SPBE Kabupaten Mojokerto setiap tahun semakin meningkat dan pencapaian nilai indeks SPBE kita saat ini  mencapai 2,73. Ditahun 2024 nanti sesuai dengan roadmap target nilai indeks SPBE 3,3,", tegas Ardi. *(get/DI/HB)*