Kamis, 10 Januari 2019

Kota Mojokerto Masuk Nominasi Lomba LBS 2019 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Baca Juga

Cak Rizal Optimis,
Lingkungan Kalimati Juarai Lomba LBS 2019

Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria saat tiba di lokasi kegiatan Lomba LBS Tahun 2019 Tingkat Prov. Jatim, di Lingkungan Kalimati gang 1 Kel. Sentanan Kec. Kranggan Kota Mojokerto, Kamis (10/01/2019) pagi, 

Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria mewakili Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Ketua TP PKK Kota Mojokerto Nur Chasanah Achmad Rizal menerima Tim Monitoring Evaluasi (Monev) Terpadu Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Provinsi Jawa Timur (Prov. Jatim), di Lingkungan Kalimati gang 1 Kelurahan Sentanan Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto, Kamis (10/01/2019).

Kedatangan Tim Monitoring Evaluasi Terpadu Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Prov. Jatim tersebut, dalam rangka melakukan evaluasi atau penilaian karena Kota Mojokerto menjadi salah-satu nominator lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Lomba Kesatuan Gerak PKK–KB–Kesehatan tingkat Provinsi JawaTimur tahun 2019.

Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah jajaran Kepala Organisasi Perangkat (OPD) di lihgkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, para Camat da Lurah se Kota Mojokerto serta Tim PKK Kelurahan Jagalan.


Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2019, di Lingkungan Kalimati gang 1 Kel. Sentanan Kec.Kranggan Kota Mojokerto, Kamis (10/01/2019) pagi, 

Mengawali sambutannya, Ketua TP PKK Kota Mojokerto Nur Chasanah Achmad Rizal pertama-tama menyampaikan ungkapan selamat datang kepada Tim Monev Terpadu Lomba LBS Prov. Jatim di Kota Mojokerto. Ia pun sempat mengungkapkan rasa rasa terima-kasihnya atas dipilihnya Kota Mojokerto sebagai salah-satu nominator lomba LBS.

"Kami juga menyampaikan terima-kasih atas terpilihnya Kota Mojokerto menjadi salah satu nominasi lomba LBS ini", ungkap Nur Chasanah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa Lingkungan Kalimati yang diajukan untuk mewakili lomba LBS PKK tingkat Provinsi karena merupakan lingkungan yang kondisinya mendukung dan sudah memenuhi syarat sesuai dengan kriteria yang ditentukan serta sudah mempunyai inovasi sebagai pendukung mengikuti lomba LBS.

Inovasi yang ada di Lingkungan Kalimati sendiri selama ini yaitu sudah adanya biopori, kawasan CTPS (cuci tangan pakai sabun), kawasan tertib rokok, sudah ada bank sampah di semua RW, Posko Paman (pangan aman), sudah ODF (Open Defecation Free/ stop buang air besar sembarangan), lingkungan Kasih Setia (Kampung Bersih, Sehat, Teduh, Indah dan Aman).

Lingkungan Kalimati juga telah mendapatkan prestasi, yaitu Kelurahan Terbaik Pelaksanaan PKMBP Tahun 2010, Juara III lomba Kelurahan Berseri Tahun 2017, dukungan terhadap Pemerintah Kota Mojokerto atas penghargaan Kota Layak Anak Kategori Pertama Tahun 2017, Kawasan Tertib Rokok (RW 03 Lingkungan Jagalan) Tahun 2017.

Dalam kesempatan ini Ketua TP PKK juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh OPD terkait yang memberikan pembinaan kepada warga di lingkungan Kalimati, juga tokoh masyarakat, PKK dan kader yang mempertahankan Lingkungan Kalimati tetap menjadi lingkungan bersih dan sehat.

“Saya berharap dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, lingkungan Kalimati menjadi juara dengan nomor terkecil di lomba tingkat Provinsi ini", serunya.


Tim Monitoring Evaluasi (Monev) Terpadu Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Prov. Jatim saat mengevaliasi kegiatan warga Lingkungan Kalimati Kelurahan Sentanan Kec. Kranggan Kota Mojokerto, Kamis (10/01/2019) pagi.

Ketua tim Monev Terpadu lomba LBS Prov. Jatim Kristin Anom Surahno menyampaikan, bahwa LBS adalah satu lomba yang diadakan dalam rangka hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan. “Setiap tahun diadakan lomba dengan 4 kriteria, yaitu Posyandu, KB, LBS dan PHBS. Tahun ini, Kota Mojokerto mengikuti lomba LBS", kata Kristin.  

Sementara kedatangan Tim Monev lomba LBS Prov. Jatim ke Kota Mojokerto, tak lain untuk memonitoring dan mengevaluasi profil yang sudah dikirimkan ke TP PKK Provinsi. “Kami terjun untuk mencocokkan apa yang ada pada profil dengan kondisi sebenarnya. Dan Kota Mojokerto sudah menjadi nominator dari 38 kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Timur bersama Kabupaten Gresik dan Kabupaten Trenggalek", lanjut Kristin.

Sementara itu, dalam sambutanna, Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria yang akrab dengan sapa'an "Cak Rizal" mengungkapkan, agar warga Lingkungan Kalimati optimis bisa mengikuti lomba LBS dengan baik dan penuh semangat.

“Kalau mau ikut lomba sebenarnya bisa kita carikan lingkungan yang sudah siap. Tetapi TP PKK Kota Mojokerto mencarikan lingkungan yang betul-betul aktif di dalam hal kebersihan, walaupun dekat pasar tapi masyarakatnya bisa didorong (untuk hidup bersih)", ungkap Cak Rizal.

Kota Mojokerto adalah kota yang kecil sehingga Ibu Walikota memberi jargon “Small is Beautifull”. Meski kecil kotanya tetapi tingkat kepadatan penduduk besar dan yang paling berpengaruh dalam mencapai pola hidup sehat. “Jadi yang kita tata pertama adalah lingkungannya dulu, bila lingkungan sehat Insya Allah masyarakatnya gampang diajak hidup sehat", tandas Cak Rizal. *(na/kha/Hms/HB)*