Rabu, 20 Juli 2022

Ning Ita Pimpin Deklarasi Komitmen Bersama Turunkan Stunting Di Kota Mojokerto.

Baca Juga


Ning Ita saat menyampaikan sambutan dalam deklarasi Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Prevelensi Stunting Guna Meningkatkan Kualitas Generasi Kota Mojokerto yang Cerdas, Berakhlak dan Berprestsi, Rabu 20 Juli 2022, di Pendopo Sabha Mandala Madya Pemerintah Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 145 Kota Mojokerto.


Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto bersama DPRD setempat dan Forkopimda Kota Mojokerto serta sejumlah Ormas (organisasi masyarakat) juga instansi swasta di Kota Mojokerto mendeklarasikan Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Prevelensi Stunting Guna Meningkatkan Kualitas Generasi Kota Mojokerto yang Cerdas, Berakhlak dan Berprestsi. mewujudkan Zero Stunting di Kota Mojokerto.

Deklarasi Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Prevelensi Stunting yang dipimpin secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika tersebut, digelar di Pendopo Sabha Mandala Madya Pemerintah Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 145 Kota Mojokerto, Rabu (20/07/2022).

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, bahwasannya deklarasi tersebut mengandung konsekuensi komitmen dan kolaborasi tidak hanya dari unsur pemerintah saja, melainkan juga seluruh stakeholder dan elemen masyarakat.

Penanda-tanganan Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Prevelensi Stunting Guna Meningkatkan Kualitas Generasi Kota Mojokerto yang Cerdas, Berakhlak dan Berprestsi, Rabu 20 Juli 2022, di Pendopo Sabha Mandala Madya Pemerintah Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 145 Kota Mojokerto.


Disampaikannya pula, bahwa masing-masing unsur tersebut memiliki andil maupun peran untuk bersama-sama bergotong-royong serta tanggung jawab mengupayakan percepatan penurunan stunting tugas dan fungsinya.

"Ini tentu akan dituangkan dalam bentuk sebuah rencana aksi bersama-sama yang dibreakdown berdasarkan tugas dan fungsi kita masing-masing. Apa, siapa, harus berbuat apa dalam hal ini", ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Wali Kota Mokokerto yang dengan sapaan Ning Ita ini menerangkan, bahwa cara kerja tersebut disebut sebagai suatu 'program keroyokan'. Diterangkannya pula, bahwa pihaknya meyakini bahwa dengan dulaksanakannya 'program keroyokan' tersebut akan membuat tercapainya suatu tujuan lebih cepat dari pada dilakukan secara individu.

"Di tahun 2021, berdasarkan SSGI (Studi Status Gizi Indonesia), prevalensi stunting di Kota Mojokerto berada di angka 6,9. Angka tersebut merupakan tertinggi di Jawa Timur dan ke-2 di tingkat nasional", terang Ning Ita.

Meski demikian, Ning Ita meminta agar semua pihak terkait tidak cepat berpuas hati atas hasil tersebut. Mengingat, zero stunting itu sendiri merupakan program nasional yang harus dicapai di seluruh daerah di Indonesia.

Foto bersama usai deklarasi Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Prevelensi Stunting Guna Meningkatkan Kualitas Generasi Kota Mojokerto yang Cerdas, Berakhlak dan Berprestsi, Rabu 20 Juli 2022, di Pendopo Sabha Mandala Madya Pemerintah Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 145 Kota Mojokerto.


"Kota Mojokerto bercita-cita ingin menjadi daerah yang bisa mendukung dan menyukseskan program nasional yaitu mewujudkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas, demi cita-cita nasional indonesia emas 2045", ungkap Ning Ita.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Pemkot Mojokerto dr. Triastutik Sri Prastini, Sp.A., menjelaskan, bahwa kebutuhan gizi sangat berpengaruh pada fase tumbuh kembang anak.

"Terutama dalam 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Mengingat masa tersebut adalah masa emas yang menentukan tumbuh kembang anak kedepannya secara signifikan", jelas Kepala Dinkes P2KB Pemkot Mojokerto dr. Triastutik Sri Prastini, Sp.A.

Kegiatan Rembug Stunting kali ini menghadirkan narasumber dari tenaga ahli Pool Iney LGCB-ASR (Local Government Capacity Building for Acceleration of Stunting Reduction) Regional III Kemendagri.

Hadir pula sebagai narasumber pendamping Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Sonny Basoeki Rahardjo, Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto Agung Moeldjono S dan Kepala Dinkes P2KB Pemkot Mojokerto dr Triastuti Sri Prastini, Sp.A. *(DI/HB)*