Baca Juga
Kota MOJOKERTO — (harianbuana.com).
Dua warung kopi dijalan By-pass Kedundung Kota Mojokerto dirobohkan Satpol PP Kota Mojokerto. Dalam waktu dekat, petugas juga membidik delapan warung lain yang berjajar dipinggiran jalan By-pass sepanjang jalur Mojokert—Jombang, karena diduga menyediakan Pekerja Seks Komersil (PSK).
Tindakan ratusan anggota Pol PP yang dibantu TNI ini sempat mendapat perlawanan dari Yulianto, seorang pemilik warung diutara rel Kereta Api (KA). Lelaki paruh baya ini menganggap tindakan petugas tak adil. "Saya sudah tidak menyediakan wanita (panggilan) sejak diperingatkan Pol PP, tapi kenapa tetap dibongkar...? Semua sama (ada PSK-nya) tapi mengapa hanya warung saya yang dirobohkan", protesnya.
Awalnya Yulianto bersikeras meminta warungnya dibongkar sendiri. Tapi permintaan tersebut tidak diindahkan petugas. Ratusan petugas Pol PP dibantu petugas Banpol PP bekerja merubuhkan dua warung tersebut dengan palu godam dan alat seadanya.
Ditemui dilokasi, Kasie Penegakan Hukum dan Perundang-undangan Sugiono menyatakan, bahwa pihaknya membidik sepuluh warung yang diduga menyediakan PSK. "Ada sepuluh warung, tapi yang kita robohkan hari ini hanya dua. Yang kita bidik warung yang menyediakan lebih dari satu bilik", tegasnya.
*(Yd/Red)*

