Minggu, 21 Mei 2023

Hadir Di Acara Jalan Sehat Peringatan Hari Buruh Internasional 2023, Ning Ita Minta Pengusaha - Pekerja Guyup Rukun

Baca Juga


Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Sekda Kota Mojokerto saat menyampaikan sambutan pada acara Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mau Day) 1 Mei 2023 di area parkir belakang GOR dan Seni Mojopahit Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto, Minggu (21/05/2023) pagi.


Kota MOJOKERTO – (harianbuana.com).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo hadir di acara Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri, Minggu 21 Mei 2023. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2023.

Minggu (21/05/2023) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, ada sekitar 10.000 buruh yang sebelumnya memadati titik start di halaman Gedung Olah Raga (GOR) dan Seni Mojopahit jalan Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto diberangkatkan. Dengan sorakan dan rona wajah penuh kegembiraan, ribuan buruh itu  melangkahkan kaki menempuh rute jalan sehat tersebut.

Adapun rute Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri kali ini, yakni titik start di halaman Gedung Olah Raga (GOR) dan Seni Mojopahit jalan Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto kearah selatan. Sampai di simpang 4 (empat) Benteng Pancasila, belok ke kiri menyusuri sepanjang jalan Benteng Pancasila hingga traffic-light simpang 4 jalan Empu Nala.

Di simpang 4 jalan Empu Nala ini, ribuan buruh peserta Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri melanjutkan rute jalan sehat menyusuri jalan Empu Nala hingga simpang 4 jalan Gajah Mada, lalu belok kiri menuju finish kembali ke halaman GOR dan Seni Mojopahit jalan Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto.

Di tempat finish, ribuan buruh peserta Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri disambut penampilan kelompok musik Rajawali dari Kabupaten Sidoarjo beserta artis-artis papan atasnya. Tak ayal, ribuan buruh itupun langsung mendekati panggung yang berada area parkir belakang GOR dan Seni Mojopahit Kota Mojokerto sembari menggoyang-goyangkan badannya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di antaranya menyampaikan apresiasinya atas keikut-sertaan ribuan buruh Kota Mojokerto dalam acara Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri yang diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2023 tersebut.

"Alhamdulillah..., semangatnya luar biasa yang sudah mengikuti jalan sehat sejak jam 6 (enam) tadi dan sekarang masih setia untuk menunggu mendapatkan yang berjejer di atas panggung ini (ratusan hadiah utama dan doorprise). Betul...!?", ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sembari melempar senyum khasnya dan disambut oleh ribuan buruh dengan jawaban "Betull...!", Minggu (21/05/2023) pagi, di lokasi.

Wali Kota Perempuan Pertama di Kota Mojokerto ini kemudian mengajak ribuan buruh yang mengikuti acara jalan sehat tersebut untuk bersyukur bisa mengikuti kegiatan yang digelar di penghujung bulan Syawal tahun 1444 Hijjriyah ini.

"Alhamdulillah..., mari kita bersyukur bisa mengikuti jalan sehat ini yang bertepatan tanggal 30 Syawal, hari terakhir di bulan Syawal 1444 Hijjriyah yang dengan sangat meriah, dimulai dari jalan sehat dan nanti akan diakhiri dengan pengundian hadiah yang menarik. Semoga yang hadir dalam bersilaturrahmi pada pagi hari ini senantiasa mendapatkan kesehatan dan keberkahan di dalam hidup, amiin", ungkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Wali Kota Mojokerto yang akrab dengan sapaan Ning Ita ini kemudian menjelaskan secara singkat peran pemerintah dalam Lembaga Kerja Sama (LKS) Tri Partit.

"Tri artinya 3 (tiga), ada unsur pemerintah, unsur Apindo sebagai perwakilan para pengusaha dan yang ke-3 (tiga) ada unsur Serikat Buruh atau Serikat Pekerja yang mewakili panjĂȘnĂȘngan (Red: anda) semuanya. Kini berada dalam satu LKS yang posisinya sama, setara untuk bersama-sama menjadi bagian yang akan mengikhtiarkan apa yang menjadi kebutuhan para mi. Dan,  pemerintah ada di sana sebagai bagian dari LKS Tri Partit fungsinya adalah sebagai fasilitator dan regulator", jelas Ning Ita.


Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo saat foto bersama sejumlah ahli waris penerima santunan ketenaga-kerjaan acara Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mau Day) 1 Mei 2023 di area parkir belakang GOR dan Seni Mojopahit Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto, Minggu (21/05/2023) pagi.


Orang Nomor Satu di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto tersebut menegaskan, bahwa pihaknya ingin seluruh stakeholder baik dari pengusaha maupun pekerja bisa guyup-rukun untuk menuju 'industrial peace', yaitu ketenangan dan ketenteraman dalam perusahaan sebagai hasil keserasian dan keharmonisan kerja.

"Itulah kenapa kemudian pada peringatan Hari Buruh Internasional yang diperingati pada 1 Mei 2023 ini kita mengambil tema 'Merajut Kebersamaan' atau 'Silaturrahmi' menuju 'industrial peace'. Artinya apa? Kebersamaan seperti ini, silaturrahmi dalam forum-forum seperti ini adalah jalan bagi kita untuk terus bisa saling menguatkan satu sama lain", tegas Ning Ita.

Ning Ita kembali menegaskan, bahwa untuk bisa menuju 'industrial peace', harus ada keikhlasan di antara pihak-pihak yang bekerja-sama di dalamnya. Ditegaskannya pula, bahwa pihaknya ingin agar semua pihak menjaga Kota Mojokerto senantiasa menjadi kota yang harmonis, kota yang damai bagi siapa saja yang tinggal di dalamnya.

"Para pengusaha selama ini sudah pro-aktif, pemerintah hadir di sana sebagai fasilitator, begitu pula yang mewakili para pekerja. Kita bisa menunjukkan, bahwa di Kota Mojokerto ini adalah kota yang nyaris tanpa konflik. Semuanya bisa dibicarakan, semuanya bisa diselesaikan dengan duduk bersama dan bersilaturrahmi seperti ini", tegas Ning Ita pula.

Ditandaskan Ning Ita, bahwa pihaknya ingin seluruh pengusaha dan seluruh pekerja senantiasa mendapatkan kesuksesan, karena hal ini akan sangat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Kota Mojokerto.

"Kita memiliki DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau). Di dalam DBHCHT ada prosentase, kita harus mengalokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh pabrik rokok. Kebetulan di Kota Mojokerto ada beberapa pabrik rokok, maka ini pun kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan kapasitas, peningkatan kesejahteraan. Ada dana bantuan yang dialokasikan dalam 2 (dua) tahun berturut-turut", tandas Ning Ita.

Ning Ita kembali menandaskan, bahwa pekerja di Kota Mojokerto adalah bagian dari Kota Mojokerto yang akan terus diupayakan dan diikhtiarkan untuk mendapatkan peningkatan kesejahteraan hidupnya. 

"Ini merupakan bagian dari fasilitas Pemerintah Kota Mojokerto dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja. Semoga ikhtiar kita senantiasa dimudahkan dan semuanya mendapatkan kebahagian dan kesejahteraan. Selamat Hari Buruh Internasional, semoga semuanya sukses...", tandasnya pula.

Dalam rangkaian acara jalan sehat tersebut Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama pihak BPJS Ketenaga-kerjaan Cabang Mojokerto berkesempatan menyerahkan secara simbolis santunan keselamatan kerja kepada sejumlah ahli waris. Ning Ita pun berkesempatan meyerahkan bantuan tunai kepada 10 (sepuluh) anak yatim non panti asuhan.


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur Dr. Himawan Estu Bagio, SH., MH., dengan penuh semangat saat menyanyikan sebuah lagu mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa dari ribuan peserta Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mau Day) 1 Mei 2023 di area parkir belakang GOR dan Seni Mojopahit Kota Mojokerto jalan Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto, Minggu (21/05/2023) pagi.


Ning Ita juga berkesempatan menyerahkan hadiah utama kepada beberapa peserta jalan sehat yang beruntung atas nomor kepesertaan jalan sehat yang dimilikinya setelah diundi sebelumnya. Adapun ratusan hadiah utama dan doorprise yang disiapkan panitia kegiatan di antaranya berupa sebuat motor Honda Beat, beberapa buah HP, beberapa unit sepeda listrik, sepeda gunung, lemari es, kipas angin, kompor gas dan beberapa doorprize lainnya serta puluhan pasang sepatu olah-raga dan sandal yang langsung dibagikan tanpa diundi.

Selain Wali Kota dan Sekda Kota Mojokerto Mojokerto, acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur Dr. Himawan Estu Bagio, SH., MH., jajaran pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, Pimpinan Cabang Bank Jatim, Kepala BPJS Ketenaga-kerjaan Cabang Mojokerto, Pimpinan Apindo serta Anggota LKS Tri Partit.

Kemeriahan acara Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Di Hari Yang Fitri dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mau Day) 1 Mei 2023 ini
 mendapatkan support dari PT. Nusantara Medika Utama, RS. Gatoel, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, RS. Kamar Medika, RS. Emma, RS. Reksa Waluya, Klinik Kuncup Ceria. Laboratorium Fortuna Kota Mojokerto, BPJS Ketenaga-kerjaan Mojokerto, PT. Inti Dragon Suryatama dan PT. Bumi Indo, PT. Hoky dan PT. Bokormas.

Berikutnya, dari PT. Garuda Indah Jaya, PT. Galaxi Sukses Mandiri, PT. Karya Bintang Mandiri, PT. Berkah Lancar Abadi, PT. Atis, PT. Jaya Raya, Bank Jatim, Bank BPR Jatim, Bank BCA, My Bank, PT. Pegadaian, PT. Kantor POS, PT. Telkom Mojokerto, Hotel Ayola, Hotel Lyn's, Hotel de Resort, Hotel Surya Mojopahit, Hotel Kertajaya, Hotel Raden Wijaya, Royal Karaoke, Graha Poppy Karaoke, Matahari Sunrise, Top Shell, PT. Lions Superindo, PT. Sanrio, Depot Anda, Toko Issabela, PT. Eka Prima Motor, FIF, IMM Toyota Citra, Amanda Brownis, Mc. Donal, JNE serta RS. Hasanah.

Sebagaimana diketahui, Hari Buruh Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Mei. Peringatan Hari Buruh juga ditetapkan sebagai hari libur nasional. Adapun peringatan Hari Buruh di Indonesia dimulai pada era kolonial Hindia Belanda. Peringatan Hari Buruh ini dimulai tanggal 1 Mei 1918 oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee.

Berawal dari tulisan Adolf Baars, seorang tokoh sosialis Belanda yang mengritik harga sewa tanah milik kaum buruh terlalu murah untuk dijadikan perkebunan. Selain itu, Baars mengungkapkan bahwa kaum buruh bekerja keras tanpa upah yang layak.

Setelah perayaan Hari Buruh pada 1 Mei tersebut, buruh yang bekerja di perusahaan kereta api mengalami pemotongan gaji. Mereka kemudian melakukan aksi damai mogok kerja. Namun, mereka diancam pemecatan apabila tidak segera kembali bekerja.

Pada tahun 1926, peringatan Hari Buruh ditiadakan. Kemudian, pada 1 Mei 1946, Kabinet Sjahrir memperbolehkan perayaan Hari Buruh. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1948 di antaranya mengatur, bahwa setiap 1 Mei, buruh boleh tidak bekerja. Undang-undang tersebut juga mengatur perlindungan anak dan hak perempuan sebagai pekerja.

Pada 1 Mei 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan Hari Buruh sebagai Hari Libur Nasional. Seiring berjalannya waktu, dari tahun ke tahun, 1 Mei selalu menjadi moment bagi para buruh untuk menuntut hak-haknya mulai dari upah yang pembayarannya tertunda, jam kerja dan upah yang layak, hak cuti hamil, hak cuti haid hingga hak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).  *(DI/HB/Adv)*