Jumat, 27 Oktober 2023

Mentan Amran Sulaiman Surati KPK Agar Pegawainya Segera Berkantor Di Kementan

Baca Juga

Mentan RI Amran Sulaiman menyatakan sudah mengirim surat kepada KPK agar ada pegawainya yang kembali berkantor di Kementan.


Kota JAKARTA – (harianbuana.com).
Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Amran Sulaiman menyatakan, bahwa pihaknya sudah mengirim surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar ada pegawai KPK yang kembali diperbantukan dan berkantor di Kementerian Pertanian (Kementan RI).

"Saya tadi sudah proses suratnya. Insya Allah itu kami minta dengan hormat", kata Mentan RI Amran Sulaiman di Kantor Kementan RI Jakarta, Jum'at (27/10/2023).

Amran menuturkan, dirinya ingin karyawan KPK kembali berkantor di Kementan RI agar memperkuat integritas dan pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di lingkungan Kementan RI.

Amran pun ingin semua pegawai Kementan untuk selalu berpegang teguh pada aturan yang berlaku saat bekerja. Di sisi lain, KPK juga bisa mengawasi jalannya pembangunan di Kementan.

"Sumpah saya, sumpah KPK, sumpah kita semua sama. Ini kita bernegara, ini negara milik bersama. Kita harus jaga bersama", ujar Amran Sulaiman.

Amran berharap, KPK bisa segera merespons permintaan tersebut. Dengan begitu, pegawai KPK yang diperbantukan bisa secepatnya berkantor di Kementan RI.

"Lebih cepat lebih baik dan bagus", kata Amran penuh harap.

Dulu, Amran pernah menempatkan KPK di kantor Kementan RI ketika dirinya menjabat Menteri Pertanian pada periode tahun 2014–2019.

Amran pun mengatakan, pengawasan KPK sangat penting agar tidak ada lagi pegawai Kementan yang terjerat tindak pidana dan merugikan banyak orang terutama para petani Indonesia.

Amran menginginkan, Kementan RI kembali menjadi institusi bermartabat dan mendapat kepercayaan publik.

"Saya kira ini penting sekali karena publik harus memahami tugas membangun pertanian. Karena itu sekali lagi saya berharap besok sudah ada KPK yang berkantor di Kementan", ujar Amran.

Amran memastikan, koordinasi antar unit di lingkup Kementan dapat berjalan dengan baik. Terkait itu, Amran meminta agar jajaran kerjanya bekerja maksimal dalam meningkatkan produksi padi dan jagung sebagai komoditas strategis nasional.

"Karena itu saya minta agar membuat akselerasi sehingga dalam waktu dekat kita bisa swasembada", ujarnya.

Menurut Amran, yang terpenting saat ini adalah membangun kekompakan dan meletakan pondasi kuat agar ke depan Indonesia mampu mempercepat pembangunan pertanian.

Ia berharap swasembada bisa diwujudkan pada semua komoditas termasuk peternakan, gula, padi, jagung dan komoditas strategis lainnya.

"Hari ini kita letakkan pondasinya agar tahun-tahun mendatang tiga potensi yang ada bisa kita maksimalkan. Jadi, sekali lagi kita harus meletakkan pondasinya dengan baik untuk memudahkan kerja-kerja menteri berikutnya", tandasnya. *(HB)*